Minggu, 14 Agustus 2011

2011 Yonex BWF World Badminton Championship

Kejuaraan dunia bulutangkis 2011 telah tiba, hampir seluruh pemain terbaik dunia turun. Kejuaraan yang berlangsung di kota London ini di sebut sebut sebagai ajang uji coba lapangan yang akan dipergunakan pada olimpiade 2012 nanti.
Kejutan terbesar terjadi di sektor tunggal putera di mana salah satu kandidat juara dari China, Chen Long ternyata harus mengakui kegigihan dari pemain tidak terkenal dari Guatemala, Kevin Gordon. Gordon yang merupakan pemain kidal, memulai pertandingan dengan baik sekali, dimana dia berhasil mengumpulkan banyak poin, sementara terlihat Chen Long masih belum panas, setelah unggul jauh, Chen Long berhasil mendekati angka Gordon, namun Gordon terlihat mentalnya sudah diatas angin, akhirnya menutup game 1 dengan 21-19. Pada game 2, gantian Chen Long yang memulai pertandingan dengan baik, dan tidak memberikan kesempatan sama sekali pada Gordon untuk mengembangkan permainan, Chen unggul mutlak 21-8. Setelah istirahat 5 menit, kedua pemain terlihat sama2 ngotot untuk merebut game 3. Pertandingan berjalan sangat seru dan menegangkan, dimana terjadi susul menyusul poin demi poin, puncaknya pada saat Chen Long sudah berhasil mencapai match poin sebanyak 3x, namun tidak berhasil menutupnya, sebaliknya Kevin Gordon berhasil mengambil poin terakhir sehingga memenangkan pertandingan terlama yang berlangsung pada hari pertama ini.
Kejutan lainnya terjadi di sektor tunggal putera lainnya, unggulan 15 dari Jepang Kenichi Tago, harus mengakui ketangguhan pemain muda dari India, Ajay Jayaram dengan 2 game langsung.

Round 64:
Disc #1:

MXD_R64: Hirokatsu HASHIMOTO/Mizuki FUJII vs Adrian LIU/Joycelyn KO (21-17 21-6 ;26m) *game 2 only
MS1_R64: Taufik HIDAYAT vs Rodrigo PACHECO CARRILLO 21-10 21-14 ;29m)
WS_R64: PI Hongyan vs Sarah WALKER (21-12 21-8 ;27m)
MD1_R64: Mohd Zakry ABDUL LATIF/Thien How HOON vs Howard BACH/Tony GUNAWAN (21-17 21-14 ;32m)

Disc #2:
MS2_R64: LEE Chong Wei vs Tanongsak SAENSOMBOONSUK (21-15 21-17 :31m)
MS3_R64: Kevin CORDON vs CHEN Long (21-19 8-21 27-25 ;80m) videobulutangkis.com’s highly recommended match

Disc #3:
WD1_R64: Line DAMKJAER KRUSE/Marie ROEPKE vs Cynthia GONZALEZ/Victoria MONTERO (21-12 21-10 ;24m)
MD2_R64: Ross SMITH/Glenn WARFE vs Martin CAMPBELL/Angus GILMOUR (21-13 21-17 ;29m)
MS4_R64: Ajay JAYARAM vs Kenichi TAGO (21-12 21-19 ;46m) videobulutangkis.com’s highly recommended match

Disc #4:
WD2_R64: Jwala GUTTA/Ashwini PONNAPPA vs Eva LEE/Paula Lynn OBANANA (21-9 21-18 :23m)
MD3_R64: Rupesh KUMAR/Sanave THOMAS vs Michael FUCHS/Oliver ROTH (9-21 21-18 21-17 ;60m)


Pada hari kedua turnamen ini, para unggulan melaju dengan mulus. Beberapa pertandingan berlangsung menarik.
Berikut adalah video pertandingan yang sudah siap dipesan:

Day 2:
Disc #5:

MS5_R64: LIN Dan vs Kestutis NAVICKAS (21-11 21-10 ;32m)
MXD2_R64: Chris ADCOCK/Imogen BANKIER vs Toby NG/Grace GAO (21-11 21-14 ;25m)
WS2_R64: WANG Shixian vs Linda ZECHIRI (21-11 21-14 ;36m)

Disc #6:
WD3_R64: Shizuka MATSUO/Mami NAITO vs Line DAMKJAER KRUSE/Marie ROEPKE (21-10 21-18 ;45m)
MD4_R64: FANG Chieh Min/LEE Sheng Mu vs Mohd Zakry ABDUL LATIF/HOON Thien How (26-24 21-19 ;50m) videobulutangkis.com’s highly recommended match

Disc #7:
MXD3_R64: ZHANG Nan/ZHAO Yunlei vs WONG Wai Hong/CHAU Hoi Wah (21-10 21-13 ;26m)
WS3_R64: Tine BAUN vs CHAN Tsz Ka (26-24 21-7 ;33m)
MS6_R64: Peter Hoeg GADE vs Rajiv OUSEPH (21-8 21-18 ;45m)

Disc #8:
MD5_R64: JUNG Jae Sung/LEE Yong Dae vs Anthony CLARK/Chris LANGRIDGE (21-10 21-16 ;40m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
WD4_R64: WANG Xiaoli vs YU Yang vs Emelie LENNARTSSON/Emma WENGBERG (21-14 21-8 ;33m)
WD5_R64: Meiliana JAUHARI/Greysia POLII vs Neslihan KILIC/Neslihan YIGIT (21-8 21-8 ;30m)


Kejutan kejutan mulai terjadi di babak 32 besar ini, beberapa unggulan mulai bertumbangan. Salah satu kejutan yang terjadi adalah di nomor ganda campuran, pasangan non unggulan, yang juga merupakan favorit tuan rumah, Chris Adcock/Imogen Bankier berhasil menundukan pasangan unggulan 8 dari Thailand, Songphon/Kunchala. Dengan dukungan penonton, Adcock/Bankier berhasil memuaskan publik.

Pertandingan yang juga menghibur penonton terjadi di nomor ganda putera, pasangan nomor 1 Malaysia, Tan/Koo pada mulanya terlihat akan dengan mudah memenangkan pertandingan pada game 1, namun pasangan muda China, Liu Xiaolong/Qiu Zihan mulai menemukan permainannya dan berhasil meredam smash2 tajam dari Tan Boon Heong dan menutup game 2 dengan skor ketat 22-20. Pada game 3, pertandingan dimulai dengan ketat, dimana terjadi susul menyusul angka, namun mental bertandingan pasangan Malaysia ini terlihat sangat kuat dan akhirnya memenangkan game 3 dengan skor 21-15.

Pada pertandingan lainnya terjadi pertandingan yang sangat DRAMATIC, dimana pemain tunggal putera India, P Kashyap yang sudah unggul 20-15 pada game penentuan, tidak berhasil menuntaskan pertandingan. Lawannya pemain dari Vietnam, Nguyen Tien Minh, yang sebenarnya sudah sangat lelah, berhasil menemukan kembali momentumnya, sehingga berbalik seperti mendapatkan tenaga baru dan bermain lepas. Pertandingan yang dinobatkan sebagai partai terbaik pada hari ketiga kejuaraan ini benar2 memukau penonton, Nguyen yang merupakan unggulan 7 benar benar menemukan lawan yang seimbang, sehingga pertandingan benar2 enak ditonton. Pertandingan berlangsung dengan sangat ketat, 24-22 17-21 22-20. Pelajaran yang dapat diambil dari pertandingan tersebut adalah jangan sekali sekali meremehkan pemain kelas dunia sekalipun sudah MATCH POINT, Kashyap yang terlihat sudah yakin akan memenangkan pertandingan dengan skor 20-15, sedikit mengendorkan permainan, sehingga ritme pertandingan yang sebenarnya ada di tangannya malah berbalik menjadi pemicu semangat Nguyen yang bermain sangat lepas, benar2 pertandingan yang sangat layak ditonton.

Pada nomor lainnya, pasangan Tantowi/Lilyana juga masih belum menemukan kesulitan dan berhasil melaju ke babak 16 besar.

Berikut adalah dvd pertandingan yang sudah bisa dipesan:

Round 32:
Disc #1:

MXD1_R32: Chris ADCOCK/Imogen BANKIER vs Songphon ANUGRITAYAWON/Kunchala VORAVICHITCHAIKUL (24-22 21-19 ;42m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
WS1_R32: Saina NEHWAL vs Chloe MAGEE (21-10 21-7 ;26m)
MS1_R32: Kevin CORDON vs Henri HURSKAINEN (21-19 21-17 ;37m)

Disc #2:
MD_R32: KOO Kien Keat/TAN Boon Heong vs LIU Xiaolong/QIU Zihan (21-6 20-22 21-15 ;70m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
MXD2_R32: Shintaro IKEDA/Reiko SHIOTA vs Roman ZIRNWALD/Elisabeth BALDAUF (21-9 21-10 ;24m)

Disc #3:
MS2_R32: NGUYEN Tien Minh vs P KASHYAP (24-22 17-21 22-20 ;85m) DRAMATIC'S MATCH
WD_R32: Jwala GUTTA/Ashwini PONNAPPA vs CHEN Wen Hsing/CHIEN Yu Chin (21-18 21-18 ;30m)

Disc #4:
MXD3_R32: Tantowi AHMAD/Liliyana NATSIR vs Sam MAGEE/Chloe MAGEE (21-9 21-8 ;23m)
WS2_R32: WANG Yihan vs GU Juan (21-13 21-18 ;38m)
MS3_R32: Boonsak PONSANA vs WONG Choong Hann (21-13 21-18 ;37m)


Memasuki babak 16 besar, para pemain unggulan mulai menghadapi lawan yang seimbang. Pasangan favorit tuan rumah, Chris Adcock/Imogen Bankier kembali membuat kejutan dengan menyingkirkan unggulan 15, Shintaro Ikeda/Reiko Shiota. Adcock yang bertangan kidal berkali kali melancarkan serangan ke arah pemain putri Jepang, Reiko Shiota. Selain itu Imogen Bankier pun bermain sangat disiplin, dimana permainan netting yang tipis berhasil membuat pasangan Jepang mengangkat bola sehingga Adcock dengan leluasa melakukan Smash smash tajam.

Kejutan lainnya terjadi di nomor ganda putera, dimana pasangan Denmark, Conrad/Rasmussen berhasil mengalahkan pasangan unggulan 8 asal Indonesia, Alvent/Hendra. Sebenarnya Alvent/Hendra dapat memenangkan pertandingan tersebut, sayang sekali game 1 yang seharusnya bisa direbut akhirnya lepas. Pertandingan banyak terjadi adu drive, baik lurus maupun silang. Pada game 2, pasangan alvent/hendra berhasil memulai pertandingan dengan sangat baik sehingga unggul banyak poin akhirnya mampu merebut game 2, namun sayang pada game 3, pasangan Denmark gantian memulai pertandingan dengan sempurna sehingga sudah unggul jauh sampai 19-10, harapan sempat terjadi dimana Alvent/Hendra mampu bermain lepas dan meraih poin hingga kedudukan 16-19, namun sayang pasangan Denmark kembali menemukan ritme permainannya dan akhirnya menutup game penentuan ini dengan skor 21-18.

Di pertandingan lainnya pemain Indonesia, Simon Santoso belum berhasil melaju ke babak 8 besar. Langkah di babak 16 besar dihentikan oleh pemain veteran Denmark, Peter Gade. Simon yang gaya permainannya berbeda dengan sebelumnya, seharusnya bisa memenangkan pertandingan tersebut. Peter Gade nampak sudah lelah, dikarenakan Simon selalu memberikan bola bola silang, baik drop shot silang maupun lob serang silang. Gaya permainan yang berbeda dari Simon ini sempat memberikan harapan, di mana pada game 2, Simon benar benar mendikte permainan sehingga Peter Gade dibuat kocar kacir untuk mengembalikan bola silang dari Simon. Namun sayang sekali pada game penentuan, Peter Gade dengan cerdik tidak memberikan kesempatan kepada Simon untuk kembali mengatur permainan, Peter langsung mengubah permainan dengan melakukan serangan, Simon yang tidak menduga Peter berani menyerang, tidak dalam kondisi siap, sehingga pengembalian Simon beberapa kali nyangkut di net ataupun keluar. Peter Gade pun akhirnya melaju ke babak 8 besar.

Di nomor ganda puteri, pasangan Indonesia Meiliana Jauhari/Greysia Polii masih belum menemui kesulitan. Dengan predikat sebagai unggulan ke 8, Meiliana/Greysia terlihat sangat mendominasi pertandingan. Mei/Greysia menaklukan pasangan Singapura, Shinta Mulia Sari/Yao Lei dengan skor meyakinkan 21-13, 21-13.

Partai terakhir yang ditunggu tunggu oleh publik Inggris adalah pertarungan antara 2 pembunuh raksasa dari Guatemala, Kevin Cordon dan pemain asal Spanyol, Pablo Abian.
Pertandingan tersebut patut dijuluki "The Battle of Friendship", dimana kedua pemain tersebut sebenarnya adalah dua pemain yang selalu berlatih bersama sejak maret lalu di kamp latihan tim Spanyol. Kevin Cordon berhasil membuat sejarah baru untuk Guatemala di kejuaraan bulu tangkis dunia. Pemain Spanyol Pablo Abian menjadi korban Cordon berikutnya di Wembley Arena. Kedua pemain yang terlihat sudah saling mengenal masing masing gaya permainannya, sehingga pertandingan berlangsung dengan sangat ketat. Namun akhirnya Cordon berhasil menaklukan Abian dengan 3 game.
Cordon, yang mengalahkan unggulan kelima Chen Long dari China pada hari pertama, nanti bertemu Malaysia Lee Chong Wei, pemain peringkat nomor 1 dunia saat ini.
"Saya sangat senang - dan sangat lelah," kata Cordon wartawan. "Itu luar biasa keras, saya hanya mencoba untuk meraih poin seakan akan poin tersebut adalah poin terkahir."
"Tentu saja Chong Wei pemain nomor satu dunia tapi saya tidak akan merasa kalah dulu sebelum pertandingan, seakan akan saya tidak bisa menang," tambah Cordon.
Semangat yang sepatutnya ditiru oleh pemain pemain muda Indonesia!!!

Berikut adalah DVD pertandingan yang sudah dapat dipesan:
Round 16:
Disc #1:

MS1_R16: LEE Chong Wei vs PARK Sung Hwan (21-10 21-5 ;28m)
MXD1_R16: Chris ADCOCK/Imogen BANKIER vs Shintaro IKEDA/Reiko SHIOTA (17-21 21-15 21-16 ;65m) videobulutangkis.com’s highly recommended match

Disc #2:
MD1_R16: Mads CONRAD-PETERSEN/Jonas RASMUSSEN vs Alvent Yulianto CHANDRA/Hendra Aprida GUNAWAN (22-20 13-21 21-18 ;70m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
MXD2_R16: XU Chen/MA Jin vs FANG Chieh Min/WANG Pei Rong (21-9 21-8 ;26m)

Disc #3:
WS1_R16: WANG Shixian vs Porntip BURANAPRASERTSUK (21-7 21-11 ;33m)
MS2_R16: Peter Hoeg GADE vs Simon SANTOSO (21-18 14-21 21-14 ;80m) videobulutangkis.com’s highly recommended match

Disc #4:
WS2_R16: Saina NEHWAL vs YIP Pui Yin (21-3 13-5 Retired ;20m)
WD1_R16: Meiliana JAUHARI/Greysia POLII vs Shinta Mulia SARI/YAO Lei (21-13 21-13 ;40m)
MD2_R16: Mathias BOE/Carsten MOGENSEN vs Hirokatsu HASHIMOTO/Noriyasu HIRATA (23-21 21-10 ;42m)

Disc #5:
MS3_R16: Kevin CORDON vs Pablo ABIAN (21-19 19-21 21-17 ;80m) battle of friendship match


Kejutan kembali terjadi pada babak 8 besar, pasangan unggulan 4 dari Malaysia yang juga runner up tahun lalu, Koo Kien Keat/Tan Boon Heong tumbang pada pasangan nomor dua Korea, Yoo Yeon Seong/Ko Sung Hyun. Pertandingan yang semula berlangsung ketat, akhirnya berhasil didominasi pasangan Korea, Koo/Tan kalah 21-17, 21-13

Ganda puteri Indonesia yang turun kali ini Meiliana Jauhari/Greysia Polii, tidak berhasil memanfaatkan momentum yang ada, sempat memberikan perlawan pada awal game 1, namun kendor dan sedikit kehilangan ritme permainan, sehingga menyerah pada pasangan Jepang, Miyuki Maeda/Satoko Suetsuna 21-15.
Pada game 2, sempat unggul sampai skor 12-10, tetapi kembali pasangan Jepang, Maeda/Suetsuna berhasil menguasai keadaan dan akhirnya menutup game 2 dengan skor 21-17.

Sedangkan pemain unggulan lainnya seperti Lee Chong Wei, Wang Xin dan pasangan nomor satu dunia saat ini, Cai Yun/Fu Haifeng masih belum menemui kesulitan, dan berhasil melaju ke babak semifinal.

Berikut adalah DVD pertandingan yang sudah siap:

Quarter Final:
Disc #1:

MD1_QF: KO Sung Hyun/YOO Yeon Seong vs KOO Kien Keat/TAN Boon Heong (21-17 21-13 ;45m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
MS1_QF: LEE Chong Wei vs Kevin CORDON (21-7 21-13 ;28m)
WS1_QF: WANG Xin vs Saina NEHWAL (21-15 21-10 ;35m)

Disc #2:
WD_QF:
Miyuki MAEDA/Satoko SUETSUNA vs Meiliana JAUHARI/Greysia POLII (21-15 21-17 ;55m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
MD2_QF: CAI Yun/FU Haifeng vs Mads CONRAD-PETERSEN/Jonas RASMUSSEN (21-10 21-13 ;40m)


Pasangan ganda campuran terkuat Indonesia saat ini, Tantowi Ahmad/Lilyana Natsir kembali meminta korban. Pasangan Denmark, Joachim Fischer/Christina Pedersen tidak mampu menahan gempuran dari Tantowi Ahmad yang bermain sangat cemerlang, dipancing dengan netting tipis maupun silang dari Lilyana Natsir, Tantowi Ahmad terlihat sangat nyaman melakukan serangan baik kepada Fischer maupun Pedersen. Pasangan Indonesia yang grafik penampilannya semakin meningkat akhirnya memenangkan pertandingan dengan skor 21-12 21-13.

Pada nomor tunggal putera terjadi pertandingan kelas dunia, Pemain Jepang Sho Sasaki walaupun harus mengakui keunggulan juara olimpiade 2008, Lin Dan, namun berhasil mengeluarkan penampilan terbaiknya, beberapa kali smash tajam Lin Dan mampu diantisipasi dengan baik sehingga pertandingan tersebut sangat menghibur dan penonton terlihat menikmatinya.

Harapan terakhir publik Inggris, Chris Adcock/Imogen Bankier kembali membuat kejutan besar. Memasuki lapangan pertandingan dengan keyakinan yang sangat tinggi, pasangan non unggulan tersebut mampu membuat pasangan China, Tao Jiaming/Tian Qing tidak dapat mengeluarkan penampilan terbaiknya. Beberapa kali Tian Qing di serang Chris Adcock dan tidak mampu mengembalikannya. Sepanjang pertandingan pasangan Adcock/Bankier selalu unggul, sehingga Tao/Tian tidak mampu keluar dari tekanan, dan akhirnya pasangan Adcock/Bankier tersebut mencetak sejarah bagi mereka untuk pertama kalinya tampil di semifinal kejuaraan dunia.

Pertandingan paling seru terjadi pada nomor terakhir yang dipertandingkan yaitu antara Peter Gade vs Nguyen Tien Minh. Nguyen yang berambisi untuk masuk ke semifinal untuk pertama kalinya, terlihat sangat yakin akan mengalahkan Peter Gade, terbukti pada game 1, Nguyen tidak memberikan kesempatan sedikitpun kepada Peter Gade untuk mengembangkan permainannya, Nguyen menutup game 1 dengan 21-17. Pada game 2, terjadi pertarungan yang amat ketat, dimana terjadi susul menyusul angka, sampai dengan skor 19-19, namun mental juara Peter Gade memberikan keuntungan pada dirinya dan akhirnya mengambil game 2, 21-19. Pada Game 3, terlihat Nguyen mulai kehilangan kepercayaan diri sehingga akhirnya menyerah dengan skor 21-13.

Berikut adalah DVD pertandingan yang sudah siap:
Quarter Final:
Disc #3:

MXD1_QF: Tantowi AHMAD/Liliyana NATSIR vs Joachim FISCHER NIELSEN/Christinna PEDERSEN (21-12 21-13 ;45m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
MS2_QF: LIN Dan vs Sho SASAKI (21-14 21-16 ;50m) videobulutangkis.com’s highly recommended match

Disc #4:
MXD2_QF: Chris ADCOCK/Imogen BANKIER vs Tao JIAMING/Tian Qing (21-16 21-18 ;50m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
WS2_QF: WANG Yihan vs PI Hongyan (21-14 21-16 ;44m)

Disc #5:
MS3_QF: Peter Hoeg GADE vs Nguyen Tien Minh (17-21 21-19 21-13 ;90m) videobulutangkis.com’s highly recommended match


Lee Chong Wei semakin dekat dengan impiannya untuk menjuarai Kejuaraan Dunia untuk pertama kalinya. Korban Lee Chong Wei kali adalah Juara Bertahan tahun lalu asal China, Chen Jin. Permainan Lee Chong Wei yang sejak menjuarai All England 2010 menunjukan peningkatan yang amat signifikan. Tidak seperti sebelum2nya, dimana Lee Chong Wei dapat dengan mudah menjuarai turnamen2 reguler, namun selalu menemui kesulitan ketika turun di turnamen besar seperti All England ataupun Kejuaraan Dunia. Berbekal dengan latihan yang teratur dan menjaga kondisi tubuhnya, tidak mengherankan apabila Lee Chong Wei sekarang selalu masuk ke Lapangan dengan penuh percaya diri. Selama turnamen ini berlangsung, Lee Chong Wei belum kehilangan 1 game pun, dan angka yang diraih lawan2nya pun jarang di atas angka 15. Lee menundukan Chen Jin dengan skor 21-13, 21-9

Perjalanan ganda putera Indonesia, Bona/Ahsan akhirnya harus terhenti di babak semifinal. menghadapi pasangan nomor dua korea, Yoo Yeon Seong/Ko Sung Hyun, sebenarnya level kedua pasangan sangat berimbang, maka tidak mengherankan apabila pertandingan pun berjalan dengan ketat. Perburuan angka satu poin demi satu poin diperagakan oleh kedua pasangan, namun tampaknya dewi fortuna belum berpihak pada ganda Indonesia, pada skor2 kritis ganda korea mampu mengambil poin dan akhirnya menutup perlawanan Bona/Ahsan dengan skor 21-19, 21-17

Berikut adalah dvd pertandingan yang sudah siap:

Semi Final:
Disc #1:

MXD1_SF: ZHANG Nan/ZHAO Yunlei vs XU Chen/MA Jin (21-17 0-0 Retired ;27m)
WS1_SF: WANG Yihan vs WANG Xin (21-14 21-15 ;42m)

Disc #2:
MS1_SF: LEE Chong Wei vs CHEN Jin (21-13 21-9 ;50m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
WD1_SF: WANG Xiaoli/YU Yang vs Miyuki MAEDA/Satoko SUETSUNA (21-8 21-15 ;46m)

Disc #3:
MD1_SF: KO Sung Hyun/YOO Yeon Seong vs Mohammad AHSAN/Bona SEPTANO (21-19 21-17 ;50m) videobulutangkis.com’s highly recommended match


Kejutan besar kembali mewarnai turnamen bulutangkis dunia ini, pasangan non unggulan, Chris Adcock/Imogen Bankier kembali menunjukan performa yang terus meningkat dari hari ke hari. Pasangan Indonesia yang menjadi lawannya di semi final, Tantowi Ahmad/Lilyana Natsir tidak mampu meredam permainan taktis dari Adcock/Bankier. Bintang lapangan pada pertandingan tersebut adalah Imogen Bankier, permainannya di depan net kerap membuat pasangan Indonesia tidak dapat menduga arah pukulannya. Beberapa kali Bankier dengan sukses memotong bola Lilyana maupun Tantowi. Di lain pihak, pasangan Indonesia tidak mampu mengeluarkan kemampuan terbaiknya, Tantowi yang pada babak sebelumnya sangat perkasa dengan smash tajamnya, pada pertandingan ini tidak keluar. Beberapa kali smash-nya mampu dikembalikan baik Adcock maupun Bankier. Keadaan yang tidak menguntungkan ini dimanfaatkan oleh pasangan Adcock/Bankier ini, terutama Imogen Bankier yang sangat cerdik sekali menempatkan bola yang sulit dijangkau ataupun ditebak oleh pasangan Indonesia. Pertandingan yang berjalan sangat menarik ini berakhir dengan skor 21-16, 21-19 untuk kemenangan Adcock/Bankier.

Pada nomor tunggal putera, 2 pemain yang sudah kenyang pengalaman di dunia bulutangkis, Lin Dan dan Peter Gade menyuguhkan pertandingan kelas dunia kepada penonton di wembley arena, terutama pada game 1. Pertemuan ke 18 bagi kedua pemain ini menjadikan rekor tersendiri di dunia badminton. Peter Gade yang sangat berambisi mengalahkan Lin Dan, memulai pertandingan dengan sempurna dan unggul hingga 6-1. Namun yang dihadapinya kali ini adalah salah satu pemain terbesar di sejarah dunia bulutangkis, Lin Dan, yang dengan sabar meladeni permainan Gade berhasil menyusul bahkan unggul 8-6, selanjutnya pertandingan mulai berlangsung dengan sangat ketat, susul menyusul poin terjadi hingga poin 20-20, dengan tingkat ketegangan yang amat tinggi, kedua pemain saling berbagi game point, namun akhirnya Peter Gade mampu menutup game 2 dengan skor 24-22.
Pada 2 game selanjutnya, Lin Dan menunjukan kapasitasnya sebagai juara dunia 3x berturut turut dengan menguasai sepenuhnya jalannya pertandingan. Lin Dan akhirnya mengakhiri perlawanan Peter Gade dengan skor 21-7, 21-15.

Pertandingan lainnya yang ditunggu tunggu oleh para pecinta bulutangkis di seluruh dunia adalah pertandingan antara dua pasangan terbaik di dunia saat ini, Cai Yun/Fu Haifeng vs Lee Yong Dae/Jung Jae Sung. Cai/Fu yang merupakan peraih gelar juara dunia ganda putera terbanyak (3x) tampil sangat meyakinkan. Dua kekalahan secara beruntun yang dialami Cai/Fu di arena Asian Games 2010 tampaknya benar2 menjadi pelajaran bagi Cai/Fu untuk menghadapi Lee/Jung. Pertandingan yang semula berlangsung sangat ketat hingga skor 13-13, sedikit demi sedikit mulai dikuasai oleh Cai/Fu. Dengan smash tajam dan drive yang cepat, Cai/Fu menutup dengan 21-18. Selanjutnya Cai/Fu samasekali tidak memberikan kesempatan sedikitpun kepada Lee/Jung untuk mengembangkan permainannya, sejak awal game 2, Cai/Fu selalu unggul dalam perolehan angka hingga akhirnya dimenangkan dengan skor 21-14.

Berikut adalah DVD pertandingan yang sudah siap:

Disc #4:
WS2_SF: CHENG Shao Chieh vs Juliane SCHENK (21-18 21-6 ;40m)
WD2_F: TIAN Qing/ZHAO Yunlei vs Jwala GUTTA/Ashwini PONNAPPA (21-14 21-16 :45m)

Disc #5:
MXD2_SF: Chris ADCOCK/Imogen BANKIER vs Tantowi AHMAD/Liliyana NATSIR (21-16 21-19 ;50m) videobulutangkis.com’s highly recommended match

Disc #6:
MS2_SF: LIN Dan vs Peter Hoeg GADE (22-24 21-7 21-15 ;75m) videobulutangkis.com’s highly recommended match

Disc #7:
MD2_SF: CAI Yun/FU Haifeng vs JUNG Jae Sung/LEE Yong Dae (21-18 21-14 ;55) videobulutangkis.com’s highly recommended match


LIN DAN tetaplah LIN DAN, Cuma ada satu pemain di dunia yang mempunyai prestasi paling lengkap, bukan Lee Chong Wei, bukan Peter Gade ataupun pemain pemain masa lalu seperti Yang Yang, Zhao Jianhua, Morten Frost dll, dia adalah LIN DAN.
Final Tunggal Putera kejuaraan dunia 2011 ini mempertemukan 2 pemain paling terbaik di dunia saat ini, yaitu pemain yang saat ini penampilannya menanjak terus sejak awal tahun ini, Lee Chong Wei dan pemain dengan prestasi paling lengkap di dunia saat ini, Lin Dan.
Pertandingan yang mungkin bisa disebut “PERTANDINGAN TERBAIK TUNGGAL PUTERA SEPANJANG MASA” berlangsung dengan sangat ketat. Kedua pemain yang sudah saling mengenal permainan masing2, benar2 mengeluarkan seluruh kemampuannya. Lee Chong Wei, yang disebut sebut sebagai pemain dengan skill paling komplet, terlihat baru kali ini menemui lawan yang seimbang sejak turnamen ini berlangsung, sebelumnya selalu menang mudah dan tidak ada yang bisa mengimbangi kecepatan dan smash silangnya. Namun kali ini, Lin Dan seakan ingin membuktikan bahwa dia belum habis dan masih bisa bersaing dengan Lee Chong Wei, pertandingan “KELAS SUPER DUNIA” ini berlangsung dalam 3 game yang amat ketat, yang akhirnya dimenangkan oleh LIN DAN dengan sangat dramatis, dikarenakan pada game 3, Lee Chong Wei mendapatkan 2x kesempatan “match point”, namun berhasil diredam oleh Lin Dan. Lin Dan pun meraih gelar juara dunia-nya yang ke 4, yang bisa jadi tidak mungkin disamakan oleh pemain dari manapun.

Sejarah juga terjadi pada nomor ganda putera, Pasangan Cai Yun/Fu Haifeng juga meraih gelar juara dunia-nya yang ke 4, dengan mengalahkan pasangan korea Ko Sung Hyun/Yoo Yeon Seong. Pertandingan yang juda berjalan dengan sangat menarik, berhasil dimenangkan oleh Cai Yun/Fu Haifeng 24-22, 21-16.

Impian Publik Inggris untuk meraih gelar juara dunia akhirnya tidak menjadi kenyataan. Pasangan Chris Adcock/Imogen Bankier yang pada babak sebelumnya bermain sesuai taktik dan strategi yang dijalankan, kali ini tidak berjalan dengan baik ketika menghadapi Pasangan nomor satu dunia, Zhang Nan/Zhao Yunlei. Bankier yang sebelumnya bermain sangat baik di depan net, kali ini menemui kesulitan menghadapi Zhao Yunlei, yang pantas disebut Bintang Lapangan kali ini. Beberapa kali Zhao Yunlei berhasil mengantisipasi bola2 Bankier maupun drive dari Chris Adcock, sehingga memudahkan Zhang Nan untuk melancarkan serangan. Pertandingan yang penuh riuh dukungan penonton di wembley arena akhrinya dimenangkan oleh Zhang Nan/Zhao Yunlei dengan skor 21-16, 21-7.
Dengan demikian, Tim Bulutangkis China kembali melakukan aksi sapu bersih gelar juara dunia setelah sebelumnya pasangan Wang Xiaoli/Yu Yang dan Pemain tunggal puteri Wang Yihan juga memenangkan pertandingan mereka.
Secara keseluruhan semua pertandingan yang berlangsung berjalan dengan menarik dan menghibur publik Inggris yang dalam beberapa hari terakhir diguncang kerusuhan.
Berikut adalah DVD pertandingan yang sudah siap:

Final:
Disc #1:

WD_F: WANG Xiaoli/YU Yang YU vs TIAN Qing/ZHAO Yunlei (22-20 21-11 ;50m) videobulutangkis.com’s highly recommended match

Disc #2:
MS_F: LIN Dan vs LEE Chong Wei (20-22 21-14 23-21 ;92m) SUPER WORLD CLASS MATCH

Disc #3:
WS_F: WANG Yihan vs CHENG Shao Chieh (21-15 21-10 ;50m) videobulutangkis.com’s highly recommended match

Disc #4:
MD_F: CAI Yun/FU Haifeng vs KO Sung Hyun/YOO Yeon Seong (24-22 21-16 ;55m) very entertaining match

Disc #5:
MXD_F: ZHANG Nan/ZHAO Yunlei vs Chris ADCOCK/Imogen BANKIER (21-15 21-7 ;49m) videobulutangkis.com’s highly recommended match

Harga 1 dvd=30 ribu, belum termasuk ongkos kirim. Seperti biasa, bagi yang berminat, silakan langsung kirim sms atau email, dengan disertakan alamat pengirimannya, jadi saya bisa langsung totalkan biayanya.
Hubungi:
Irwan (HP: 0813-88111811/call-sms)
YM: video_bulutangkis
E-mail: videobulutangkis@gmail.com
Pembayaran via atm BCA, MANDIRI, BNI, BRI atau CIMB NIAGA.
Pengiriman melalui TIKI atau TIKIJNE.
Terima Kasih.

Minggu, 26 Juni 2011

Indonesia Open Superseries Premier 2011

I-N-D-O-N-E-S-I-A !!!
Begitulah kira2 yang membahana di Istora Senayan ketika pemain pemain Indonesia bertanding. Tidak peduli sudah lelah atau pegal karena duduk terus di bangku sejak pagi hari, sampai malam-pun ketika para pemain Indonesia turun bertanding, teriakan teriakan yang memompa semangat terus menggema, para pecinta bulutangkis Indonesia sudah tidak sabar lagi untuk melihat kebangkitan prestasi Bulutangkis Indonesia.
Pertandingan babak 16 besar yang baru saja berakhir beberapa jam yang lalu, ada beberapa pertandingan yang disiarkan oleh TV.
Pada partai pertama, pasangan Tantowi Ahmad/Lilyana Natsir semakin menunjukan kelasnya sebagai salah satu pasangan ganda campuran terbaik di dunia saat ini, dengan bermain taktis dan konsisten, mereka berhasil menumbangkan pasangan Jepang, Shoji Sato/Shizuko Matsuo dengan 2 game langsung.
Kejutan terbesar terjadi pada partai kedua, dimana Pasangan muda Indonesia, Angga Pratama/Ryan Agung Saputra berhasil membuat kejutan dengan mengalahkan pasangan terkuat Korea, Lee Yong Dae/Jung Jae Sung dengan 2 game langsung juga.
Pada partai ketiga, Taufik Hidayat berhasil memenuhi keinginan para penggemar badminton Indonesia untuk mengalahkan pemain China, Bao Chunlai. Taufik dengan sabar berusaha menurunkan bola dengan selalu menempatkan shuttlecock tipis di bibir net, sehingga Bao Chunlai beberapa kali terpaksa mengangkat bola yang sudah ditunggu Taufik untuk melancarkan serangan, Taufik pun berhasil meredam perlawanan Bao dengan 2 game langsung.
Bagi yang tadi tidak sempat menyaksikan pertandingan bersejarah dimana para pebulutangkis Indonesia berhasil mengalahkan lawan lawannya, sekarang sudah bisa memesan dvd-nya.

Round 16:
Disc #1:
MXD_R16:
Tantowi AHMAD/Liliyana NATSIR vs Shoji SATO/Shizuka MATSUO (21-8 21-12 / 40m)

Disc #2:
MD_R16:
Angga PRATAMA/Ryan Agung SAPUTRA vs JUNG Jae Sung/LEE Yong Dae (21-17 21-17 / 40m) videobulutangkis.com’s highly recommended match

Disc #3:
MS_R16:
Taufik HIDAYAT vs BAO Chunlai (21-19 25-23 / 60m) videobulutangkis.com’s highly recommended match

Disc #1:
WS_R16:
Tine BAUN vs Ayane KURIHARA (21-12 21-16 / 40m)
WD_R16: Meiliana JAUHARI/Greysia POLII vs Jwala GUTTA/Ashwini PONNAPPA (22-20 18-21 21-18 / 45m) *1
Noted *1=Pertandingan hanya Game 1 & 2, karena keterbatasan waktu siaran


Tidak Perlu Takut dengan Pemain China....
Mungkin itulah yang ada di benak pasangan ganda campuran Indonesia, Tantowi Ahmad/Lilyana Natsir. Dari sekian banyak pasangan ganda campuran tangguh dari negeri China, satu per satu ditundukkan dengan 2 game langsung, pasangan terakhir yang ditaklukan Tantowi/Lilyana dalam 2 minggu terakhir ini adalah peraih medali perunggu Olimpiade Beijing 2008, He Hanbin/Yu Yang. Dengan mental dan strategi yang tepat, pasangan Indonesia Tantowi/Lilyana berhasil meredam permainan dari pasangan China, khususnya Yu Yang. Yu Yang yang kerap sekali merepotkan pasangan ganda campuran dunia manapun, kali ini benar benar menghadapi perlawanan yang luar biasa dari Tantowi Ahmad/Lilyana Natsir. Dengan didukung ribuan penonton yang memadati Istora Senayan, Tantowi/Lilyana berhasil mengambil game 1 dengan skor ketat 21-19. Pada game ke-2, pasangan Indonesia ini memulai dengan sangat mulus, sempat memimpin sampai dengan skor 19-10, namun pasangan China mulai memperlihatkan mental juara-nya, poin demi poin mereka raih hingga menjadi 19-19, di sini kedua pasangan mulai memperlihatkan mental masing2, dengan silih ganti memimpin dan disusul, akhirnya pasangan Indonesia berhasil menuntaskan perlawanan pasangan He/Yu dengan skor 24-22. Dengan demikian dari semua pasangan ganda campuran China, tinggal satu pasangan yang tersisa yang belum dikalahkan Tantowi/Lilyana, yaitu Tao Jiaming/Tian Qing yang pada babak perempat final lainnya dikalahkan pasangan nomor satu dunia saat ini, Zhang Nan/Zhao Yunlei.
Pada pertandingan lainnya, Pasangan Ganda Puteri Terbaik Indonesia, Greysia Polii/Meiliana Jauhari tidak berhasil mengimbangi pasangan dari Denmark, Kamilla Ryhter Juhl/Christinna Pedersen, mereka kalah 2 game langsung 21-15, 24-22. Namun demikian perlawanan yang diperlihatkan Greysia/Meiliana cukup merepotkan pasangan Denmark tersebut.
Taufik Hidayat yang diharapkan untuk menjuarai turnamen ini, harus menghadapi kenyataan kalah dari Pemain senior Denmark, Peter Gade. Taufik terlihat tidak begitu konsisten, dimana banyak unforced error yang terjadi, sehingga menguntungkan Peter Gade.
Berikut adalah DVD pertandingan yang sudah siap:

Quarter Final:
disc #1:
MD_QF:
CAI Yun/FU Haifeng vs KO Sung Hyun/YOO Yeon Seong (21-16 21-19 / 45m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
WD_QF: Christinna PEDERSEN/Kamilla RYTTER JUHL vs Meiliana JAUHARI/Greysia POLII (21-15 24-22 / 50m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
disc #2:
MS_QF:
Peter Hoeg GADE/Taufik HIDAYAT (21-17 21-15 / 50m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
disc #3:
MXD_QF:
Tantowi AHMAD/Liliyana NATSIR vs HE Hanbin/YU Yang (21-19 24-22 / 60m) videobulutangkis.com’s highly recommended match


Bintang Lapangan pada babak semi final kali ini adalah pasangan ganda puteri Indonesia, Vita Marisa/Nadya Melati, menghadapi pasangan unggulan dari Jepang, Mizuki Fujii/Reika Kakiiwa, pasangan non-pelatnas Indonesia ini langsung menggebrak, dengan melancarkan serangan terutama smash dari Nadya. Pertandingan yang sangat atraktif ini mendapat sambutan dari penonton di Istora yang sudah lama sekali tidak melihat pemain puteri Indonesia yang berani bermain menyerang secara konsisten terus menerus. Nadya Melati dengan penuh percaya diri selalu melancarkan smash ketika mendapat bola atas. Penampilan menyerang ini bukan hanya sesekali, melainkan hampir sepanjang pertandingan, tidak heran apabila penonton di Istora senayan benar benar mendapatkan suguhan yang sangat menarik. Di sisi lain, Vita Marisa dengan cerdik selalu menurunkan bola di depan net, sehingga pasangan ganda Jepang mau tidak mau selalu mengangkat bola yang sudah ditunggu Nadya. Penampilan Vita di depan net benar2 membuat jerih pasangan Jepang, hal ini diakui pada jumpa pers setelah pertandingan yang akhirnya dimenangkan oleh pasangan Indonesia ini. Vita bagaikan tembok yang susah ditembus ketika berada di depan net, selain itu penempatan bola yang sukar di duga arahnya juga kerap kali diperlihatkan, sehingga pasangan Jepang jatuh bangun untuk mengembalikan bola-nya. Mudah2an pada pertandingan Final, pasangan Vita/Nadya tetap bisa menampilkan permainan menyerang.
Pada pertandingan lainnya, Pasangan ganda campuran Tantowi Ahmad/Lilyana Natsir tinggal selangkah lagi untuk petama kalinya merebut gelar PREMIER superseries. Pasangan yang saat ini melejit menjadi nomor dua dunia ini berhasil memupuskan harapan Tim Denmark, Thomas Laybourne/Kamilla Rhyter Juhl dengan 2 game langsung. Seperti pada pertandingan sebelumnya, smash keras yang dilancarkan Tantowi Ahmad benar2 menjadi momok pasangan ganda campuran dunia manapun. Pasangan Denmark yang terkenal memiliki teknik dan footwork yang bagus inipun akhirnya harus mengakui ketangguhan Tantowi/Lilyana.
Berikut adalah DVD pertandingan yang sudah siap:

Semi Final:
disc #1:
MXD_SF: Tantowi AHMAD/Liliyana NATSIR vs Thomas LAYBOURN/Kamilla RYTTER JUHL (21-15 21-14 / 45m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
disc #2:
MD1_SF: CAI Yun/FU Haifeng vs Markis KIDO/Hendra SETIAWAN (21-18 21-15 / 42m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
WD_SF: Vita MARISSA/Nadya MELATI vs Mizuki FUJII/Reika KAKIIWA (21-12 21-12 / 40m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
disc #3:
MS_SF: LEE Chong Wei vs CHEN Long (21-17 21-18 / 62m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
disc #4:
MD2_SF: CHAI Biao vs GUO Zhendong vs Mohammad AHSAN/Bona SEPTANO (18-21 21-11 21-18 / 70m) videobulutangkis.com’s highly recommended match

Anti Klimaks....
Begitulah kira2 yang terjadi pada pemain Indonesia di pertandingan final turnamen Premier Superseries Indonesia Open 2011.
Pasangan Ganda Puteri Indonesia, Vita Marissa/Nadya Melati gagal menampilkan permainan terbaiknya, smash2 Nadya yang pada malam sebelumnya banyak menghujam pertahanan lawan, malam ini tidak terlihat. demikian pula Vita Marissa yang biasanya sangat rapi di depan net, kali ini benar2 tidak berkutik menghadapi pasangan nomor satu dunia saat ini, Wang Xiaoli/Yu Yang. Vita/Nadya tidak mampu mengimbangi permainan Wang/Yu, Nadya terlihat agak demam panggung, seperti yang dia ungkapkan pada jumpa pers setelah pertandingan usai, beberapa kali smash-nya yang biasa keras dan tajam, malam ini banyak yang keluar. Namun demikian, penampilan Vita/Nadya selama turnamen ini berlangsung patut mendapat apresiasi, dimana mereka mampu mengalahkan beberapa pasangan unggulan.
Pertandingan ketat terjadi di nomor tunggal puteri, Pemain India, Saina Nehwal yang bertekad untuk mempertahankan gelarnya, sempat memberi harapan dengan merebut game 1 dari lawannya, Wang Yihan. Namun mental juara yang dimiliki oleh para pemain China kembali menunjukkan kekuatannya. Kalah di game 1 dengan skor telak 21-12, tidak membuat Wang Yihan patah semangat, Game 2 yang berjalan ketat dimana terjadi susul menyusul angka, sempat membuat para pendukung Saina bergembira, di mana Saina sudah unggul 20-19 (match point), namun mental baja Wang Yihan diperlihatkan, tidak hanya membuat skor "deuce", namun Wang akhirnya mampu menutup game 2 dengan skor 23-21. Pada Game 3, terlihat Saina masih terpengaruh dengan kondisi Game 2 dimana hanya tinggal 1 poin, namun tidak mampu diselesaikan, membuat Wang Yihan dengan leluasa menguasai jalannya pertandingan dengan skor 21-14. Wang Yihan pun akhirnya merebut gelar Premier Superseries-nya.
Pertandingan lain yang membuat gemuruh seluruh Istora Senayan adalah pertandingan terakhir antara Tantowi Ahmad/Lilyana Natsir yang menghadapi Pasangan nomor satu dunia asal China, Zhang Nan/Zhao Yunlei. Dengan dukungan ribuan penonton, Pasangan Tantowi/Lilyana langsung "tancap gas" dari awal pertandingan namun sedikit demi sedikit disusul Zhang/Zhao, namun Pasangan Indonesia ini masih mampu merebut game 1 dengan skor ketat 22-20. Malapetaka mulai datang pada game 2, pasangan China dengan mudahnya meraih poin demi poin, dikarenakan beberapa kali "unforced error" yang dilakukan pasangan Indonesia. Sorak sorai penonton ternyata tidak mampu meruntuhkan semangat para pemain China. Dengan menarik Lilyana agak ke belakang, beberapa kali pengembalian Lilyana agak tanggung, sehingga Tantowi agak kesulitan ketika mendapat serangan, baik dari Zhang maupun Zhao. Pada Game 3, Tantowi/Lilyana terlihat sudah kehilangan kepercayaan sehingga game inipun diakhiri dengan skor agak jauh 21-9.
Zhang Nan yang dimintai pendapatnya seusai pertandingan mengungkapkan bahwa mereka hanya beruntung saja menang kali ini, dikarenakan pada turnamen sebelumnya di Singapore Superseries, mereka pun kalah pada game 1, namun kali pada game 2 dan game 3 mereka mampu menjaga ritme permainan sehingga Tantowi/Lilyana tidak berkesempatan untuk melakukan serangan yang menyulitkan.
Bagi yang berminat memiliki DVD pertandingan final ini, sudah bisa memesannya.

Final:
Disc #1:
MD_F:
CAI Yun/FU Haifeng vs CHAI Biao/GUO Zhendong (21-13 21-12 / 40m)
WS_F: WANG Yihan vs Saina NEHWAL (12-21 23-21 21-14 / 70m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
Disc #2:
MS_F:
LEE Chong Wei vs Peter Hoeg GADE (21-11 21-7 / 35m)
WD_F: WANG Xiaoli/YU Yang vs Vita MARISSA/Nadya MELATI (21-12 21-10 / 35m)
Disc #3:
MXD_F:
ZHANG Nan/ZHAO Yunlei vs Tantowi AHMAD/Liliyana NATSIR (20-22 21-14 21-9 / 80m) videobulutangkis.com’s highly recommended match

Kamis, 23 Juni 2011

2011 Li Ning Singapore Open Superseries

Turnamen pemanasan sebelum Djarum Indonesia Open Superseries PREMIER 2011 berlangsung di Singapore. Turnamen kelas superseries ini diikuti hampir seluruh pemain terbaik dunia (minus pemain putera malaysia). Selain itu, pengumpulan poin untuk Olimpiade 2012 juga sudah dimulai, maka tidak heran, Negara2 Kuat seperti China, Indonesia, Korea dll mengirimkan hampir seluruh pemain utamanya.
Babak perempat final yang baru saja berakhir tadi sore, menampilkan beberapa partai yang cukup menghibur, diantaranya Pertandingan tunggal putera antara Juara Dunia Junior 2008 dari China, Wang Zhengming yg berhadapan dengan Juara Dunia Junior 2010 asal Denmark yang masih berusia 17th, Viktor Axelsen, kedua pemain menampilkan permainan menyerang yang menjadi ciri khas pemain muda dengan Smash2 beruntun, Wang yang lebih berpengalaman berhasil menundukan Viktor Axelsen 2 game langsung.
Partai paling menarik adalah pada nomor tunggal puteri, dimana Pemain Utama Chinese Taipei, Cheng Shao Chieh, walaupun secara teknik agak dibawah Tine Baun, namun semangat juang dan tidak mau kalah yang diperagakan Cheng, mendapat sambutan dari para penonton yang memadati gedung tempat pertandingan berlangsung. Cheng harus jatuh bangun tidak hanya sekali, dua kali, namun berkali2 untuk mengembalikan bola2 sulit yg dilancarkan oleh Tine Baun, yang kini ditangani oleh mantan pemain legendaris Denmark, Morten Frost Hansen. Cheng walaupun kalah, namun benar2 membuat Tine Baun harus bekerja keras, penampilan yang seperti ini yang harus dicontoh oleh pemain pemain muda Indonesia.
Pada partai terakhir, Pasangan Korea, Lee Yong Dae/Jung Jae Sung dengan menyakinkan menundukan pasangan Jepang, Hiroyuki Endo/Kenichi Hayakawa dengan 2 game langsung. Lee/Jung akan berhadapan dengan seteru abadinya dari China, Cai Yun/Fu Haifeng di babak semifinal.
Bagi yang berminat menyaksikan pertandingan babak perempat final Singapore SS 2011, sekarang sudah bisa dipesan DVD-nya.

Quarter Final:
Disc #1:
MXD_QF:
Nathan ROBERTSON/Jenny WALLWORK vs Sudket PRAPAKAMOL/Saralee THOUNGTHONGKAM (21-15 21-14 / 42m)
MS_QF: WANG Zhengming vs Viktor AXELSEN (21-15 21-10 / 40m)
Disc #2:
WS_QF:
Tine BAUN vs CHENG Shao Chieh (22-24 21-17 21-13 / 56m) videobulutangkis.com's highly recommended match
Disc #3:
WD_QF:
Mizuki FUJII/Reika KAKIIWA vs Valeri SOROKINA/Nina VISLOVA (22-20 21-13 / 52m)
MD_QF: JUNG Jae Sung/LEE Yong Dae vs Hiroyuki ENDO/Kenichi HAYAKAWA (21-14 21-14 / 40m)

LUAR BIASA!!!
Begitulah kira2 komentar para pecinta bulutangkis Indonesia ketika menyaksikan permainan yang diperagakan oleh Tantowi Ahmad/Lilyana Natsir. Berbekal dengan kemenangan atas pasangan2 kuat pada babak sebelumnya, pasangan ganda campuran terbaik Indonesia ini masuk ke lapangan dengan semangat untuk menjuarai turnamen singapore superseries untuk pertama kalinya. Permainan menyerang yang diperagakan pasangan Indonesia ini terbukti cukup ampuh untuk menundukan pasangan ganda campuran negara lain. Pada game 1, terlihat seakan akan kemenangan sudah di tangan, Pasangan Tantowi/Lilyana menutup dengan skor meyakinkan 21-14. Masalah baru muncul pada game 2, Pasangan Taiwan, Chen Hung Lin/Cheng Wen Hsing berbekal dengan kemenangan saat Asian Games 2010 yang lalu mulai menemukan bentuk permainannya. Mereka dengan mudah meninggalkan pasangan Indonesia dengan skor cukup jauh 12-6. Mental Juara pasangan Tantowi/Lilyana benar2 diuji, namun perlahan tapi pasti, Pasangan Indonesia ini mulai bangkit dengan kembali melancarkan serangan dengan smash2 tajam baik dari Tantowi maupun Lilyana. Setelah kedudukan sama kuat 12-12, pertandingan semakin menarik, karena kedua pasangan benar2 mengeluarkan semua kemampuannya untuk memenangkan game 2 ini. Susul menyusul angka terjadi sampai dengan 20-20, deuce pun terjadi, beberapa kali Pasangan Indonesia memegang match point, namun belum berhasil menutup game tsb, demikian pula pasangan Taiwan, juga mendapat beberapa kali kesempatan Game Point, namun juga tidak berhasil mengambil game 2 ini. Namun salah satu pemain puteri Taiwan, Cheng Wen Hsing, nampak mengalami kesulitan dengan service pendek, alhasil ketika melakukan service tinggi, langsung di smash Tantowi maupun Lilyana, pertandingan pun berakhir dengan skor 27-25 untuk kemenangan pasangan Tantowi Ahmad/Lilyana Natsir.....
Bagi yang tidak sempat menyaksikan pertandingan final Singapore superseries 2011 ini, sekarang sudah bisa memesan DVD-nya.

Semi Final:
Disc #1:
MXD_SF:
Tantowi AHMAD/Liliyana NATSIR vs ZHANG Nan/ZHAO Yunlei (23-21 21-16 / 57m)videobulutangkis.com's highly recommended match
Disc #2:
WD_SF:
HA Jung Eun/KIM Min Jung vs Mizuki FUJII/Reika KAKIIWA (21-16 21-18 / 52m)
WS_SF: Tine BAUN vs WANG Shixian (21-15 21-16 / 40m)
Disc #3:
MS_SF
: LIN Dan vs Peter Hoeg GADE (20-22 21-17 21-15 / 80m) videobulutangkis.com's highly recommended match
Disc #4:
MD_SF:
CAI Yun/FU Haifeng VS JUNG Jae Sung/LEE Yong Dae (21-16 23-21 / 50m) videobulutangkis.com's highly recommended match

Final:
Disc #1:
MXD_F:
Tantowi AHMAD/Liliyana NATSIR vs CHEN Hung Ling/CHENG Wen Hsing (21-14 27-25 / 55m)videobulutangkis.com's highly recommended match
Disc #2:
WS_F:
WANG Xin vs Tine BAUN (21-19 21-17 / 45m)
MS_F: CHEN Jin vs LIN Dan (Walkover)
WD_F: TIAN Qing/ZHAO Yunlei vs HA Jung Eun/KIM Min Jung (21-13 21-16 / 50m)
Disc #3:
MD_F:
CAI Yun/FU Haifeng vs Alvent Yulianto CHANDRA/Hendra Aprida GUNAWAN (21-17 21-13 / 40m) videobulutangkis.com's highly recommended match

Jumat, 03 Juni 2011

YONEX-SUNRISE Malaysia Open Grand Prix Gold 2011

YONEX-SUNRISE Malaysia Open Grand Prix Gold 2011-bc#14-(new updated 4 Juni 2011)

Quarter Final:

Disc #1:

MXD1_QF: Chan Peng Soon/Goh Liu Ying vs Sudket Prapakamol/Saralee Thoungthongkam (25-27 21-17 21-14 / 57m) videobulutangkis.com recommended match’s

WS_QF: Saina Nehwal vs Wang Lin (14-21 21-19 21-19 / 56m) videobulutangkis.com recommended match’s

Disc #2:

MXD2_QF: Tantowi Ahmad/Liliyana Natsir vs Shintaro Ikeda/Reiko Shiota (21-15 21-18 / 29m) videobulutangkis.com recommended match’s

MS_QF: Lee Chong Wei vs Brice Leverdez (21-17 21-8 / 34m)

MD_QF: Koo Kien Keat/Tan Boon Heong vs Hiroyuki Endo/Kenichi Hayakawa (15-21 21-14 21-17 / 51m) videobulutangkis.com recommended match’s

Semi Final:

Disc #1:

MS_SF: Lee Chong Wei vs Sho Sasaki (21-13 21-14 / 37m)

MXD_SF: Chan Peng Soon/Goh Liu Ying vs Fran Kurniawan/Pia Zebadiah Bernadeth (21-14 21-10 / 26m)

WS_SF: Wang Xin vs Bae Youn Joo (21-6 21-19 / 34m)

Disc #2:

WD_SF: Shizuka Matsuo/Mami Naito vs Luo Ying/Luo Yu (21-10 21-19 / 42m)

MD_SF: Koo Kien Keat/Tan Boon Heong vs Ruud Bosch/Koen Ridder (21-17 18-21 21-10 / 50m)

Final:

Disc #1:

MXD_F: Tantowi Ahmad/Liliyana Natsir vs Chan Peng Soon/Goh Liu Ying (18-21 21-15 21-19 / 57m) videobulutangkis.com recommended match’s

WS_F: Wang Xin vs Saina Nehwal (13-21 21-8 21-14 / 48m)

Disc #2:

WD_F: Miyuki Maeda/Satoko Suetsuna vs Shizuka Matsuo/Mami Naito (21-18 21-13 / 76m)

Disc #3:

MS_F: Lee Chong Wei vs Bao Chunlai (21-9 21-19 / 42m)

MD_F: Koo Kien Keat/Tan Boon Heong vs Alvent Yulianto Chandra/Hendra Aprida Gunawan (21-16 21-7 / 29m)

Selasa, 31 Mei 2011

2011 Double Star BWF Sudirman Cup

Pertama tama, selamat kepada TIM SUDIRMAN CUP Indonesia yang berhasil meraih kemenangan pada pertandingan pertama melawan Rusia. Walaupun Partai pembuka Pasangan Ganda Campuran Fran/Pia kalah, namun tidak menyurutkan semangat rekan2 yang lain, malah 4 partai berikutnya TIM INDONESIA "mengamuk" (hal sudah lama sekali tidak dilakukan tim Indonesia). Pemain Indonesia seakan tidak memberikan kesempatan sedikitpun kepada Tim Rusia, semua partai dimenangkan dengan 2 game langsung, mudah2an semangat tinggi Tim Indonesia berlanjut ke pertandingan pertandingan berikutnya. Karena sudah lama sekali Piala Sudirman tidak kembali ke Indonesia.
Seperti biasa, semua dvd pertandingan berikut adalah hasil rekaman saya sendiri dari TV yang menayangkan, jadi tidak pakai lama, DVD2 tersebut sudah bisa dipesan.

Berikut adalah DVD2 pertandingan yang sudah siap:
1. GROUP STAGE Day 1 (Morning Session):
Indonesia vs Russia: 4-1 (2 dvd)
disc #1:
MXD: Fran Kurniawan Teng/Pia Zebadiah Bernadet vs Vitalij Durkin/Nina Vislova (22-24 19-21 / 34m) *1
Noted *1: Pertandingan dimulai dari game 2 sesuai tayangan MNC TV
MS: Simon Santoso vs Vladimir Ivanov (21-14 21-9 / 27m)
disc #2:
MD: Bona Septano/Mohammad Ahsan vs Vitalij Durkin/Alexandr Nikolaenko (21-15 21-10 / 24m)
WS: Adriyanti Firdasari vs Tatjana Bibik (21-14 21-17 / 36m)
WD: Greysia Polii/Meiliana Jauhari vs Valeria Sorokina/Nina Vislova (21-3 21-18 / 29m)

2. GROUP STAGE Day 1 (Evening Session):
Denmark vs England (3 dvd)
disc #1:
MXD: Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen VS Jenny Wallwork/Nathan Robertson (17-21 21-15 21-10 / 62m)
MS: Peter Gade vs Rajiv Ouseph (21-17 21-17 / 42m)
disc #2:
MD: Jonas Rasmussen/Mads Conrad-Petersen vs Andrew Ellis/Chris Adcock (16-21 21-15 23-21 / 75m) videobulutangkis.com highly recommended match’s
disc #3:
WS: Tine Baun vs Elizabeth Cann (21-14 21-18 / 35m)
WD: Kamilla Rytter Juhl/Christinna Pedersen vs Gabrielle White/Jenny Wallwork (21-16 21-13 / 35m)

3. GROUP STAGE Day 2 (Morning Session):
Korea vs England: 4-1 (3 dvd)
disc #1:
MXD: Lee Yong Dae/Ha Jung Eun vs Jenny Wallwork/Nathan Robertson (19-21 21-17 21-15 / 65m) videobulutangkis.com highly recommended match’s
disc #2:
MS: Park Sung Hwan vs Rajiv Ouseph (23-25 16-21 / 50m) videobulutangkis.com recommended match’s
MD: Yoo Yeon Seong/Ko Sung Hyun vs Anthony Clark/Christopher Langridge (21-16 21-13 / 40m)
disc #3:
WS: Bae Youn Joo Bae vs Elizabeth Cann (18-21 21-18 21-8 / 60m)
WD: Kim Min Jung/Ha Jung Eun vs Jenny Wallwork/Gabrielle White (21-9 21-8 / 30m)

4. GROUP STAGE Day 2 (Evening Session):
India vs Thailand: 3-2 (3 dvd)
disc #1:
MD: Bodin Issara/Maneepong Jongjit vs Sanave Thomas/Rupesh Kumar K. T. (13-21 17-21 / 42m)
WS: Ratchanok Inthanon vs Saina Nehwal (21-14 22-20 / 48m) videobulutangkis.com recommended match’s
disc #2:
MS: Boonsak Ponsana vs Kashyap P. (21-12 18-21 16-21 / 70m) videobulutangkis.com recommended match’s
disc #3:
WD: Duanganong Aroonkesorn/Kunchala Voravichitchaikul vs Jwala Gutta/Ashwini Ponnappa (18-21 21-15 19-21 / 60m) videobulutangkis.com recommended match’s
MXD: Sudket Prapakamol/Saralee Thoungthongkam vs Prajakta Sawant/Pranav Chopra (21-18 21-7 / 30m)

5. GROUP STAGE Day 3(Evening Session):
China vs Japan: 5-0 (3 dvd)
disc #1:
MD: Cai Yun/Fu Haifeng vs Shoji Sato/Naoki Kawamae (21-15 21-14 / 40m)
WS: Wang Xin vs Sayaka Sato (21-12 21-11 / 40m)
disc #2:
MS: Lin Dan vs Sho Sasaki (22-20 21-19 / 50m) Fabulous Match’s
disc #3:
WD: Yu Yang/Wang Xiaoli vs Mami Naito/Shizuka Matsuo (21-15 21-10 / 45m)
MXD: Xu Chen/Ma Jin vs Hirokatsu Hashimoto/Mizuki Fujii (21-14 21-10 / 50m)

Selamat kepada Tim Sudirman Cup Indonesia yang berhasil mengalahkan musuh bebuyutannya Malaysia dalam pertandingan yang menentukan siapa Juara Grup B.
Walaupun Indonesia tidak diperkuat beberapa pemain terbaiknya seperti Taufik, Kido/Hendra maupun Lilyana Natsir, namun perjuangan pemain Indonesia khususnya para pemain puteri-nya patut diacungi jempol. Semua pemain puteri Indonesia yang bertanding tadi malam meraih kemenangan, tunggal puteri Firdasari menang telak dari pemain muda malaysia, Lidya Cheah. Pertandingan berlangsung amat sengit di dua nomor terakhir, dimana sebenarnya Tim Malaysia hanya membutuhkan 1 kemenangan saja. Usaha keras pemain Indonesia terutama para pemain puterinya sungguh2 luar biasa, Pasangan Ganda Greysia/Meiliana berhasil mengalahkan pasangan nomor satu Malaysia, Wong/Chin melalui pertarungan 2 game yang amat ketat. Beberapa kali Greysia maupun Meiliana harus jatuh bangun untuk menyelamatkan poin demi poin.....
Pada pertandingan terakhir yang menentukan, pasangan ganda campuran, Fran/Pia berhasil membayar kepercayaan pelatih dengan meraih kemenangan atas ganda campuran Malaysia, Chan/Goh. Fran bermain sangat percaya diri sehingga beberapa kali smash loncatnya tidak berhasil dikembalikan, di sisi lain, mental bertanding Pia benar2 diuji, walaupun Chan dan Goh bertubi tubi mengarahkan bola kepadanya, namun Pia berhasil mengembalikannya sehingga pasangan malaysia akhirnya mati sendiri.
Pasangan Ganda Indonesia tersebut sedikit mengobati para penggemar di Tanah Air yang sudah haus sekali akan kemenangan atas negara lain, semoga atmosfir ini berlanjut ke babak berikutnya.

6. GROUP STAGE Day 4(Evening Session):
Indonesia vs Malaysia: 3-2 (3 dvd)
disc #1:
MD: Alvent Yulianto Chandra/Mohammad Ahsan vs Koo Kien Keat/Tan Boon Heong (15-21 17-21 / 35m)
WS: Adriyanti Firdasari vs Lydia Li Ya Cheah (21-8 21-12 / 25m)
MS: Dionysius Hayom Rumbaka vs Lee Chong Wei (8-21 8-21 / 27m)
disc #2:
WD: Greysia Polii/Meiliana Jauhari vs Chin Eei Hui/Wong Pei Tty (23-21 21-14 / 50m) videobulutangkis.com highly recommended match's
disc #3:
MXD: Fran Kurniawan Teng/Pia Zebadiah Bernadet vs Chan Peng Soon/Goh Liu Ying (21-18 21-15 / 45m) videobulutangkis.com highly recommended match's


7. GROUP STAGE Day 3(Morning Session):
Singapore vs Canada: 5-0 (2 dvd)
disc #1:
MXD: Adrian Liu/Joycelyn Ko vs Chayut Triyachart/Yao Lei (14-21 16-21 / 25m)
MS: Stephan Wojcikiewicz vs Derek Wong Zi Liang (13-21 7-21 / 30m)
WS: Michelle Li vs Gu Juan (17-21 9-21 / 26m)
disc #2:
MD: Adrian Liu/Derrick Ng vs Chayut Triyachart/Liu Yi (21-18 18-21 20-22 / 45m)
WD: Michelle Li/Alex Bruce vs Yao Lei/Shinta Mulia Sari (18-21 17-21 / 30m)

8. GROUP STAGE Day 4(Morning Session):
Hongkong vs Poland: 3-2 (2 dvd)
disc #1:
MD: Lo Lok Kei/Chan Tsz Kit vs Wojciech Szkudlarzcyk/Lukasz Moren (21-23 10-21 / 40m)
WS: Chan Tsz Ka vs Anna Narel (21-10 21-5 / 26m)
disc #2:
MS: Wong Wing Ki vs Hubert Paczek (15-21 21-15 21-17 / 47m)
WD: Tse Ying Suet/Poon Lok Yan vs Anna Narel/Martyna Poprzecko (21-8 21-13 / 20m)
MXD: Wong Wai Hong/Chau Hoi Wah vs Wojciech Szkudlarzcyk/Nadiezda Zieba (12-21 17-21 / 26m)

9. GROUP STAGE Day 5(Morning Session):
Hongkong vs France: 2-3 (2 dvd)
disc #1:
MXD: Wong Wai Hong/Chau Hoi Wah vs Baptiste Careme/Audrey Fontaine (17-21 19-21 / 38m)
MS: Chan Yan Kit vs Brice Leverdez (17-21 13-21 / 39m)
disc #2:
MD: Chan Tsz Kit/Lo Lok Kei vs Baptiste Careme/Sylvain Grosjean (12-21 21-23 0-1 / 38m)
WS: Yip Pui Yin vs Perrine Le Buhanic (21-11 21-13 / 27m)
WD: Tse Ying Suet/Poon Lok Yan vs Laura Choinet/Audrey Fontaine (21-12 21-17 / 28m)

Kejutan terjadi pada babak perempat final antara China vs India, pemain tunggal puteri terbaik India berhasil mencuri 1 angka, dengan mengalahkan tunggal puteri China, Wang Xin. Saina tidak memberikan kesempatan sama sekali kepada Wang untuk mengembangkan permainannya. Terlihat sekali Wang dalam keadaan tertekan, walaupun penonton masih tetap memberikan semangat, namun dengan permainan yang sangat rapi dan menawan, Saina berhasil mengalahkan Wang dengan 2 game langsung. Selebihnya 3 partai diambil oleh Tim China.

Quarter Final_1:
China vs India: 3-1 (2 dvd)
disc #1:
MD: Cai Yun/Fu Haifeng vs Sanave Thomas/Rupesh Kumar K. T. (21-15 21-14 / 38m)
WS: Wang Xin vs Saina Nehwal (15-21 11-21 / 39m) videobulutangkis.com recommended match's
disc #2:
MS: Lin Dan vs Kashyap P. (21-14 21-14 / 38m)
WD: Wang Xiaoli/Yu Yang vs Jwala Gutta/Ashwini Ponnappa (21-8 21-13 / 30m)


Tim China Taipei akhirnya harus pulang lebih awal, walaupun sudah berusaha habis2an melawan Tim Denmark, namun tetap tidak mampu mengalahkannya.
Tetapi walau begitu, Tim Taipei bukan tidak memberikan perlawanan, malah Tim Denmark terlihat susah payah untuk mengatasinya.
Pertandingan terseru terjadi di Tunggal Putera, namun yang paling menyedot perhatian penonton dan pemirsa TV adalah pertandingan Ganda Putera antara Pasangan nomor 1 dunia saat ini, Mathias Boe/Carsten Mogensen melawan peringkat 6 dunia, Lee Sheng Mu/Fang Chieh Min, pertandingan benar2 berlangsung sangat ketat, dan akhirnya dimenangkan oleh pasangan Taiwan.
Beruntung Denmark memiliki pemain puteri kawakan, Tine Baun, yang akhirnya membawa Tim Denmark ke semifinal

Quarter Final_2:
Denmark vs Chinese Taipei: 3-1 (4 dvd)
disc #1:
MXD: Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen vs Cheng Wen Hsing/Chen Hung Ling (21-17 21-13 / 55m)
disc #2:
MS: Peter Gade vs Hsueh Hsuan Yi (20-22 21-15 21-10 / 70m) GREAT MATCH!!
disc #3:
MD: Carsten Mogensen/Mathias Boe vs Lee Sheng Mu/Fang Chieh Min (20-22 23-21 18-21 / 85m) FANTASTIC ACTION MATCH!!
disc #4:
WS: Tine Baun vs Tai Tzu Ying (13-21 21-16 21-14 / 55m)


LUAR BIASA!!! Itulah kata yang pantas untuk pasangan ganda puteri dan campuran Indonesia. Dibuka oleh kemenangan dari pasangan ganda putera Moh Ahsan/Alvent Yulianto yang berhasil mengalahkan Pasangan Jepang, Nori Hirata/Hiro Hashimoto. Rakyat Indonesia dibuat sport jantung, karena permainan menawan dari Ardiyanti Firdasari ternyata tidak mampu menggoyahkan mental Eriko Hirose, terlihat pada Game 3, Firdasari mulai kehilangan kepercayaan dan sering membuat kesalahan sendiri.
Pemain tunggal putera, Simon Santoso ternyata tidak mampu menanggung beban yang amat besar pada dirinya, mulai dari masuk ke lapangan, terlihat Simon seperti tidak percaya diri, padahal lawan yang dihadapinya sudah beberapa kali dikalahkan, Simon terlihat tidak tahu harus mengarahkan bola kemana, sehingga didikte Kenichi Tago pada Game 2.
Greysia Polii/Meliana Jauhari masuk ke lapangan dengan semangat tinggi, terlihat mereka tidak takut sama sekali menghadapi pasangan Jepang, Naito/Matsuo yg peringkatnya lebih tinggi. Dengan jatuh bangun untuk mengembalikan bola lawan, akhirnya pasangan ganda Jepang tsb malah membuat banyak unforced error, sehingga menguntungkan Tim Indonesia. Namun yang patut diacungi jempol adalah Semangat bertanding yang pantang menyerah, terutama Greysia Polii.
Partai terakhir yang menentukan akhirnya tiba, Pasangan Fran/Pia yang sebelumnya menjadi Pahlawan dengan menyumbangkan poin terkahir waktu melawan Malaysia, kembali menjadi penentu kemenangan Tim Indonesia.
Fran yang terlihat amat percaya diri, beberapa kali mengarahkan bola yang sulit ditebak oleh lawan, tidak aneh akhirnya pasangan Jepang Ikeda/Shiota pontang panting untuk mengembalikan bola2 Fran, terlebih lagi Pia bermain amat baik di depan net, sehingga walaupun dicecar habis2an oleh pemain putera Jepang, Ikeda, Pia sanggup mengembalikan smash2 maupun dropshot yang diarahkan kepada dirinya.
Pada Game 3, terlihat moral pasangan ganda Jepang terutama pemain putera-nya Ikeda sudah merosot tajam, sehingga Fran/Pia lebih menguasai pertandingan.

Quarter Final_3:
Japan vs Indonesia: 2-3 (4 dvd)
disc #1:
MD: Noriyasu Hirata/Hirokatsu Hashimoto vs Alvent Yulianto Chandra/Mohammad Ahsan (17-21 16-21 / 45m) videobulutangkis.com recommended match's
disc #2:
WS: Eriko Hirose vs Adriyanti Firdasari (21-19 17-21 21-14 / 69m)
MS: Kenichi Tago vs Simon Santoso (21-15 21-9 / 40m)
disc #3:
WD: Mami Naito/Shizuka Matsuo vs Greysia Polii/Meiliana Jauhari (17-21 16-21 / 63m) videobulutangkis.com very recommended match's
disc #4:
MXD: Shintaro Ikeda/Reiko Shiota vs Fran Kurniawan Teng/Pia Zebadiah Bernadet (19-21 25-23 14-21 / 82m) TITANIC BATTLE MATCH!!

REAL FINAL!!
itulah yang terjadi pada babak semi final 1 antara Tim China vs Korea.
Partai pembuka yang mempertemukan antara Xu Chen/Ma Jin vs Ko Sung Hyun/Ha Jung Eun merupakan PERTANDINGAN TERBAIK selama kejuaraan ini berlangsung. Pertandingan yang berlangsung amat ketat tidak hanya terjadi 1 Game saja, melainkan pada 3 Game yang terjadi. Pemain China yang mendapat dukungan ribuan penonton tidak menyurutkan mental pemain pemain Korea, beberapa kali pemain putera Korea, Ko Sung Hyun memperagakan permainan yang membuat orang berdecak. Beberapa pengembalian bola-nya membuat pasangan China pontang panting, namun memang mental juara Tim China berbicara di sini. Sempat memimpin di game terakhir sampai angka MATCH POINT, namun ternyata tidak mampu diselesaikan, malah pukulan di depan net yang dilakukan Ma Jin yang membuat Tim China unggul 1-0. Namun apa yang diperagakan kedua pasangan ini di partai pembuka benar2 membuat semua orang yang menyaksikan puas.
Pada partai kedua, Pemain Korea, Park Sung Hwan tidak mampu mempertahankan permainannya pada saat awal game, sempat unggul namun Lin Dan mampu menjawab kepercayaan yang diberikan sang pelatih dengan mengalahkan Park 2 Game langsung.
Pertandingan berikutnya yang juga dinantikan oleh penonton adalah partai ganda putera yang kembali mempertemukan favorit tuan rumah Cai Yun/Fu Haifeng dengan Lee Yong Dae/Jung Jae Sung. Kejadian pada saat ASIAN GAMES yang lalu ternyata terulang kembali, dimana pasangan Korea dengan determinasi yang sangat tinggi karena Tim China sudah unggul 2-0, benar2 mengeluarkan seluruh kemampuannya untuk menahan gempuran2 Fu Haifeng yang didukung penonton. Pasangan Korea ini akhirnya memenangkan pertandingan dengan 3 game. Korea berhasil memperpanjang harapannya.
Pada Partai ke 4 yang diharapkan mampu dicuri Korea, ternyata pemain puteri Wang Shixian tidak mau membuat kesalahan kembali, dengan menyakinkan Wang berhasil mengalahkan pemain utama Korea, Bae Yong Joo dengan 2 Game langsung, akhirnya tim China melaju ke Final.

Semi Final_1:
China vs Korea: 3-1 (4 dvd)

disc #1:
MXD: Xu Chen/Ma Jin vs Ko Sung Hyun/Ha Jung Eun (21-23 21-14 24-22 / 82m) THE BEST MATCH IN 2011 SUDIRMAN CUP
disc #2:
MS: Lin Dan vs Park Sung Hwan (21-16 21-10 / 47m)
disc #3:
MD: Cai Yun/Fu Haifeng Jae Sung/Lee Yong Dae (21-19 16-21 14-21 / 68m) THRILLING MATCH!!
disc #4:
WS: Wang Shixian vs Bae Youn Joo (21-15 21-12 / 55m)

Semi final 2 mempertemukan Indonesia vs Denmark.
Tim Indonesia yang ditargetkan ke semifinal berharap dapat melanjutkan ke final.
Sempat memberikan harapan pada game 1, Pahlawan pertandingan sebelumnya Fran/Pia tdk berhasil mempertahankan keunggulannya pada 2 game berikutnya, pasangan Denmark Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen dengan pengalamannya berhasil menundukan pasangan muda Indonesia tsb.
Pada partai kedua, Simon Santoso yang sebelumnya bermain di bawah form, sebenarnya memulai pertandingan dengan bagus, sayang sekali kembali pengalaman yang berbicara, dengan mental yang kuat dan strategi yang jitu, akhirnya Peter Gade berhasil mengalahkan Simon 2 Game langsung.
Partai Ketiga yang merupakan favorit Tim Denmark, karena yang turun adalah pasangan nomor 1 dunia, Mathias Boe/Carsten Mogensen melawan pasangan dadakan Moh Ahsan/Alvent Yulianto berlangsung dengan sangat ketat. Terlihat pengalaman Alvent memberikan dampak yang sangat positif, dengan servis yang amat tipis dan permainan net yang menawan dengan selalu menurunkan bola, akhirnya Boe/Mogensen tidak dapat melakukan serangan. Drive2 cepat selalu terjadi, sampai akhirnya Boe maupun Mogensen mengangkat bola yang sudah ditunggu oleh Alvent/Ahsan. Pertandingan akhirnya dimenangkan oleh Tim Indonesia melalui 2 game yang ketat.
Partai ke 4, Tine Baun tidak memberikan kesempatan kepada Firdasari untuk mengembangkan permainannya, dengan smash tajam menyilang, Tine Baun akhirnya membawa Tim Denmark ke final untuk melawan China.

Semi Final_2:
Denmark vs Indonesia: 3-1 (2 dvd)
disc #1:
MXD: Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen vs Fran Kurniawan Teng/Pia Zebadiah Bernadet (15-21 21-11 21-13 / 68m)
MS: Peter Gade vs Simon Santoso (21-18 21-16 / 48m)
disc #2:
MD: Carsten Mogensen/Mathias Boe vs Alvent Yulianto Chandra/Mohammad Ahsan (21-23 17-21 / 50m) videobulutangkis.com highly recommended match's
WS: Tine Baun vs Adriyanti Firdasari (21-13 21-13 / 40m)

Final
China vs Denmark: 3-0 (2 dvd)
disc #1:
MXD: Xu Chen/Ma Jin vs Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen (21-14 21-14 / 50m)
MS: Lin Dan vs Peter Gade (21-16 21-11 / 55m)
disc #2:
MD: Cai Yun/Fu Haifeng vs Carsten Mogensen/Jonas Rasmussen (21-17 21-13 / 50m)
Trophy Presentation

Kamis, 12 Mei 2011

12 Mei 2011

Badminton Asia Championships 2011-bc#14- (new updated 12 Mei 2011)

Semi Final #1:

Disc #1:

MXD1_SF: Xu Chen/Ma Jin vs Sudket Prapakamol/Saralee Thoungthongkam (21-17, 21-15; 36m)

WD1_SF: Tian Qing/Zhao Yunlei vs Ha Jung Eun/Kim Min Jung (21-15, 19-21, 21-17; 70m) videobulutangkis.com recommended match’s

Disc #2:

MS1_SF: Lin Dan vs Du Pengyu (21-13, 21-16; 44m)

MD1_SF: Hirokatsu Hashimoto/Noriyasu Hirata vs Chai Biao/Guo Zhendong (21-14, 21-19; 42m) videobulutangkis.com recommended match’s

Disc #3:

WS1_SF: Wang Yihan vs Cheng Shao Chieh (21-19, 23-21; 49m) videobulutangkis.com recommended match’s

Semi Final #2:

Disc #1:

MD2_SF: Cai Yun/Fu Haifeng vs Xu Chen/Zhang Nan (21-19, 21-15; 23m)

MS2_SF: Bao Chunlai vs Chen Long (21-12, 21-13; 36m)

Disc #2:

WS2_SF: Lu Lan vs Jiang Yanjiao (21-18, 25-23; 47m) videobulutangkis.com recommended match’s

WD2_SF: Wang Xiaoli/Yu Yang vs Bao Yixin/Zhong Qianxin (21-17, 21-19; 35m)

MXD2_SF: Zhang Nan/Zhao Yunlei vs Hong Wei/Pan Pan (21-15, 21-11; 27m)

Final:

Disc #1:

WD_F: Wang Xiaoli/Yu Yang vs Tian Qing/Zhao Yunlei (21-13, 21-10; 33m)

MD_F: Cai Yun/Fu Haifeng vs Hirokatsu Hashimoto/Noriyasu Hirata (21-12, 21-15; 33m)

Disc #2:

MS_F: Lin Dan vs Bao Chunlai Bao (21-19, 21-13; 42m)

WS_F: Wang Yihan vs Lu Lan (21-15, 23-21; 49m) videobulutangkis.com recommended match’s

Disc #3:

MXD_F: Zhang Nan/Zhao Yunlei vs Xu Chen/Ma Jin (15-21, 21-15, 25-23; 70m) videobulutangkis.com highly recommended match’s

Minggu, 01 Mei 2011

2 Mei 2011

2011 Yonex - Sunrise India Open Superseries

Setelah berkali kali mengalami kegagalan di beberapa turnamen superseries tahun ini, akhirnya Indonesia berhasil meraih gelar superseries pertama kalinya di tahun 2011 ini melalui pasangan ganda campuran terbaik saat ini, Tantowi Ahmad/Lilyana Natsir. Yang lebih membanggakan pada babak semifinal, Indonesia menguasai 3 tempat, yang akhirnya berhasil membuat “ALL INDONESIAN FINAL”. Dengan tidak mengurangi kualitas turnamen India superseries ini, dimana pemain pemain terbaik negeri China tidak ambil bagian, sudah sepantasnya kita mengucapkan SELAMAT kepada pasangan Tantowi Ahmad/Lilyana Natsir.


Pada turnamen ini juga lahir calon pasangan ganda kelas dunia asal Jepang, Pelatih kenamaan Park Joo Bong yang sudah beberapa tahun melatih tim nasional Jepang, akhirnya tersenyum bangga dimana salah satu pasangan yang dilatihnya, Hirokatsu Hashimoto/Noriyasu Hirata berhasil membuktikan kalau mereka pantas masuk jajaran elite ganda putera dunia, di mana selama turnamen ini berlangsung mereka tidak memberikan kesempatan pada lawannya untuk berkembang, semua pertandingan dilalui dengan dua set langsung termasuk berhasil mengalahkan pasangan terbaik Malaysia Koo Kien Keat/Tan Boon Heong di semifinal. Sebelumnya di kejuaraan Asian Badminton, mereka berhasil mengalahkan pasangan kuat China Chai Biao/Guo Zhendong dan juara Olimpiade 2008 Markis Kido/Hendra Setiawan, walaupun akhirnya kalah di final dari pasangan Cai Yun/Fu Haifeng.

Terlihat hasil kerja keras Park Joo Bong sudah mulai membuahkan hasilnya, dimana sekarang banyak sekali pasangan ganda putera, puteri ataupun campuran dari Jepang yang berhasil menembus babak perempat final ataupun semifinal turnamen BWF GP Gold maupun Superseries, sepertinya Indonesia harus belajar banyak dari Jepang.
Berikut adalah pertandingan2 Kejuaraan India Open Superseries 2011 yang dapat dipesan (seperti biasa saya rekam sendiri, bukan beli atau download dari internet atau sumber2 lainnya).

Quarter Final:
Disc #1:
MS1_QF: Peter Hoeg Gade vs Takuma Ueda (23-21 21-10; 43m)
MXD_QF: Muhammad Rijal/Debby Susanto vs Shoji Sato/Shizuka Matsuo (21-8 15-21 21-19; 48m) videobulutangkis.com’s recommended match
Disc #2:
MS2_QF: Park Sung Hwan vs Taufik Hidayat (21-17 21-17; 46m) videobulutangkis.com’s recommended match
MD_QF: Koo Kien Keat/Tan Boon Heong vs Cho Gun Woo/Kwon Yi Goo (21-19 21-16; 28m)
MS3_QF: Lee Chong Wei vs Sourabh Verma (21-7 21-8; 25m)

Semi Final:
Disc #1:
MS_SF: Peter Hoeg Gade vs Park Sung Hwan (21-15 21-19; 45m) videobulutangkis.com’s recommended match
MXD_SF: Fran Kurniawan/Pia Zebadiah Bernadeth vs Chan Peng Soon/Goh Liu Ying (21-12 21-16; 35m)
Disc #2:
WS_SF: Porntip Buranaprasertsuk vs Yip Pui Yin (21-13 21-8; 29m)
WD_SF: Miyuki Maeda/Satoko Suetsuna vs Meiliana Jauhari/Greysia Polii (25-23 21-8; 58m)
Disc #3:
MD_SF: Hirokatsu Hashimoto/Noriyasu Hirata vs Koo Kien Keat/Tan Boon Heong (21-16 21-19; 40m) videobulutangkis.com’s recommended match

Final:
Disc #1:
MXD_F: Tantowi Ahmad/Liliyana Natsir vs Fran Kurniawan/Pia Zebadiah Bernadeth (21-18 23-21; 60m) videobulutangkis.com’s recommended match
Disc #2:
MS_F: Lee Chong Wei vs Peter Hoeg Gade (21-12 12-21 21-15; 67m) videobulutangkis.com’s recommended match
Disc #3:
WD_F: Miyuki Maeda/Satoko Suetsuna vs Mizuki Fujii/Reika Kakiiwa (26-24 21-15; 75m)
Disc #4:
WS_F: Porntip Buranaprasertsuk vs Bae Youn Joo Bae (21-13 21-16; 35m)
MD_F: Hirokatsu Hashimoto/Noriyasu Hirata vs Angga Pratama/Ryan Agung Saputra (21-17 21-9; 30m)

Seperti biasa, bagi yang berminat, silakan langsung kirim sms atau email, dengan disertakan alamat pengirimannya, jadi saya bisa langsung totalkan biayanya.
Hubungi:
Irwan (HP: 0813-88111811/call-sms)
YM: video_bulutangkis
E-mail: videobulutangkis@gmail.com
Pembayaran via atm BCA, MANDIRI, BNI, BRI atau CIMB NIAGA.
Pengiriman melalui TIKI atau TIKIJNE.
Terima kasih kepada bung admin dan momod atas bandwithnya.