Senin, 24 Oktober 2011
2011 Yonex Denmark Open Superseries PREMIER
Denmark Open Super Series 2011-bc#15- (new updated 24 October 2011)
Round 16:
Disc #1:
WS_R16: Tai Tzu Ying vs Saina Nehwal (21-19 21-13; 40m) videobulutangkis.com’s recommended match
MD12_R16: Hoon Thien How/Tan Wee Kiong vs Hendra Gunawan/Alvent Yulianto (21-18 21-17; 45m)
MXD_R16: Diju Valiyaveetil/Jwala Gutta vs Chris Adcock/Imogen Bankier (21-16 21-19; 35m)
Disc #2:
MS_R16: Viktor Axelsen vs Taufik Hidayat (16-21 21-9 21-14; 55m) videobulutangkis.com’s recommended match
MD2_R16: Lee Young Dae/Jung Jae Sung vs Mads Conrad Petersen/Jonas Rasmussen (14-21 21-12 21-7; 60m) videobulutangkis.com’s recommended match
Quarter Final:
Disc #1:
MS_QF: Lee Chong Wei vs Chen Jin (21-14 21-19 ;50m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
WS_QF: Inthanon Ratchanok vs Tai Tzu Ying (21-11 21-13 ;35m)
Disc #2:
MD1_QF: Cai Yun/Fu Haifeng vs Hoon Thien How vs Tan Wee Kiong (21-11 21-11; 28m)
MXD_QF: Xu Chen/Ma Jin vs Thomas Laybourne/Kamilla Rytter Juhl (21-11 21-12; 40m)
MD2_QF: Mathias Boe/Carsten Mogensen vs Cho Gun Woo/Kwon Yi Goo (21-12 21-18; 40m) videobulutangkis.com’s recommended match
Setelah selama beberapa hari publik Denmark seakan "dipaksa" menyaksikan keperkasaan pemain2 China.
Pada pertandingan yang berlangsung hari ini, publik Denmark, khususnya penggemar badminton di kota Odense yang datang memenuhi stadion Odense Sports Park, benar2 terpuaskan oleh pertandingan yang mempertemukan pasangan ganda campuran Denmark, Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen.
Pertandingan yang dimulai dengan sangat baik oleh pasangan Denmark ini, sempat membuat kebingungan Pasangan nomor satu dunia, Zhang Nan/Zhao Yunlei. Beberapa kali pukulan2 pemain Denmark ini yang didukung hampir seluruh penonton tidak dapat diduga oleh pasangan dari China tersebut.
Kemenangan mudah pada game 1 ternyata tidak membuat pasangan China ini putus asa, berberkal dengan beberapa kali kemenangan atas lawan yang sama, sedikit demi sedikit pasangan Zhang/Zhao berhasil menguasai lapangan, dukungan penonton terhadap pasangan denmark ini seakan tidak berpengaruh terhadap permainan pasangan China ini, akhirnya game 2 pun direbut oleh pasangan Zhang/Zhao.
Pada game penentuan, kembali pasangan China, Zhang/Zhao ini menunjukkan kualitas sebagai pasangan ganda campuran terbaik di dunia saat ini, dengan terus melaju meninggalkan lawannya. Namun permainan atraktif yang dipertontonkan oleh Joachim Fischer benar2 membuat penonton kembali bersemangat mendukung mereka, sedikit2 demi sedikit namun pasti, akhirnya pasangan denmark ini berhasil mengejar ketinggalannya, walaupun tetap tertinggal 1 angka dibelakang Zhang/Zhao.
Momen menegangkan terjadi saat, pasangan China berhasil mencapai skor 20-19, dengan jatuh bangun Joachim Fischer mati2an untuk dapat mengembalikan bola dari pasangan China ini, dan akhirnya angka pun diraih pasangan Denmark ini, bahkan berhasil menambah 1 poin selanjutnya sehingga keadaan kini berbalik pasangan denmark ini yang memegang posisi Match Point, Joachim yang memegang servis, sempat sedikit melihat posisi Zhao Yunlei yang bersiap menerima servis, dengan cerdik Joachim melakukan servis tinggi yang tidak diduga oleh Zhao, sehingga pengembaliannya menjadi tanggung, dengan tidak menyiayiakan kesempatan, langsung saja Joachim menghunjamkan smash keras yang tidak dapat dikembalikan oleh Zhang/Zhao.
Suasana penonton pun bergemuruh, dimana akhirnya ada juga pemain China yang berhasil dikalahkan, dan hebatnya yang mengalahkan adalah pasangan kebanggaan mereka, Joachim Fischer/Christinna Pedersen. Joachim yang terlihat sedikit emosi, langsung melemparkan raket dan kaosnya ke arah penonton seakan mengucapkan terima kasih atas dukungannya selama pertandingan berlangsung.
Komentator kondang, Gillian Clark, melukiskan pertandingan tersebut sebagai "THRILLING CONTEST" yang benar2 membuat jantung para penonton berdebar keras.....
Pada pertandingan2 lainnya tidak terjadi kejutan, dimana semua unggulan berhasil mengalahkan lawan2nya.
Pertandingan menarik terjadi pada nomor tunggal putera, dimana harapan tuan rumah Peter Gade berhasil mengimbangi Lee Chong Wei, walaupun akhirnya kalah.
Demikian juga pada nomor ganda putera, harapan satu2nya dari Indonesia, Markis Kido/Hendra Setiawan kalah dari Lee Yong Dae/Jung Jae Sung, walaupun sebenarnya pasangan Indonesia ini mendominasi pada game 2 & 3, namun pada saat poin kritis, pasangan korea ini berhasil menuntaskannya, Lee Yong Dae berteriak amat keras ketika drive dari Hendra Setiawan menyangkut di net, karena sebenarnya selama game 2 & 3 ini pasangan korea tsb amat tertekan, terutama Jung Jae Sung yang dicecar oleh Kido/Hendra.
Namun ternyata dewi fortuna belum berpihak kepada Kido/Hendra sehingga harus menyerah dalam pertandingan seru 3 game.
Berikut adalah pertandingan yang sudah siap:
Semi Final:
Disc #1:
MXD_SF: Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen vs Zhang Nan/Zhao Yunlei (21-12 14-21 22-20; 90m) Thrilling Contest Match
Disc #2:
MS_SF: Lee Chong Wei vs Peter Hoeg Gade (21-19 23-21; 57m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
Disc #3:WS_SF: Wang Yihan vs Inthanon Ratchanok (21-14 21-6; 40m)
WD_SF: Tian Qing/Zhao Yunlei vs Line Damkjaer Kruse/Marie Roepke (21-12 21-5; 33m)
Disc #4:
MD_SF: Jung Jae Sung/Lee Yong Dae vs Markis Kido/Hendra Setiawan (21-11 17-21 21-19; 56m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
Publik Denmark khususnya pecinta bulutangkis di kota odense kembali memenuhi Odense Sports Park untuk memberikan dukungan kepada satu2nya wakil eropa di final Premier Superseries Denmark 2011, Pasangan Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen.
Berbekal kemenangan dramatis di semifinal melawan pasangan nomor 1 dunia, Zhang Nan/Zhao Yunlei, Pasangan Denmark ini terlihat sangat mantap ketika memasuki arena pertandingan, ditambah sorak sorai penonton yang hampir seluruhnya mendukung pasangan denmark ini.
Pertandingan final melawan pasangan kuat China lainnya, Xu Chen/Ma Jin ini berlangsung sangat ketat sejak awal pertandingan. Xu Chen yang memiliki kemampun menhujamkan smash2 keras, berkali2 membuat kagum penonton yang hadir, karena beberapa kali smash kerasnya mencatat angka rekor tercepat (282 km/jam). Christinna Pedersen yang sering dijadikan sasaran smash dari Xu Chen, terlihat sedikit tegang karena mengetahui dirinya dicecar oleh pasangan China ini.
Joachim kembali menjadi “otak” strategi pasangan Denmark, dengan semangat berapi2 dimana setiap mendapatkan poin, Joachim selalu mengepalkan tangannya seakan memotivasi Christinna untuk tetap semangat, tidak perlu gugup menghadapi smash2 keras Xu Chen. Aksi Joachim ini semakin menambah semangat para penonton untuk tidak henti2nya mendukung pasangan denmark ini. Dan memang sedikit banyak faktor non-teknis ini mempengaruhi permainan pasangan China, terutama Ma Jin yang biasanya sangat piawai di depan net, kali ini beberapa kali pengembaliannya bisa dibaca dengan baik oleh Joachim, sehingga malah mati sendiri.
Pertandingan yang berlangsung amat ketat ini dan sarat emosi, akhirnya dimenangkan oleh Joachim/Christinna dengan skor 22-20 21-16.
Di nomor ganda putera, Pasangan nomor 1 dunia saat ini, Cai Yun/Fu Haifeng kembali harus mengakui ketangguhan seteru abadinya, pasangan korea, Lee Yong Dae/Jung Jae Sung.
Pertandingan yang dari awal pertandingan sudah diwarnai smash smash tajam dari kedua pasangan, berkali2 memecahkan angka pencatat rekor smash tercepat. Adalah Fu Haifeng yang mencatatkan diri sebagai pemain dengan smash tercepat pada turnamen ini, yaitu 291 km/jam. Namun sayang sekali, smash keras dan tajam dari Fu ini tidak mampu untuk mengalahkan pasangan Lee/Jung, yang pada final kali ini bermain sangat luar biasa, sehingga Cai Yun yang biasanya berperan sebagai motor serangan, tidak mampu menjalankan tugasnya karena begitu kokohnya pertahanan dari pasangan korea ini. Final Ganda Putera kali ini seakan2 peragaan dari Kontes SMASH SMASH Tajam.
Pada nomor terakhir yang ditunggu tunggu penonton adalah partai pamungkas Tunggal Putera yang mempertemukan pemain Malaysia, Lee Chong Wei melawan Chen Long. Chen Long yang baru saja menjuarai Jepang 2011 mengalahkan Lee Chong Wei, membawa misi penting untuk membuktikan bahwa kemenangan di Jepang SS 2011 yang lalu itu bukan kebetulan saja.
Dan memang permainan yang diperagakan Chen Long pada final kali ini menunjukan bahwa sekarang tingkat permainan Chen Long meningkat drastis, sehingga boleh dibilang setara dengan Lee Chong Wei dan Lin Dan. Penguasaan Lapangan menjadi kunci kemenangan Chen Long kali ini, memanfaatkan postur tubuhnya yang jangkung, Chen Long mampu mengembalikan penempatan bola yang sulit dijangkau, dan juga berkali2 Lee Chong Wei melakukan smash keras namun berhasil dikembalikan dengan baik oleh Chen Long. Pertandingan yang memakan waktu 1 jam lebih ini, akhirnya dimenangkan oleh Chen Long dengan skor 21-15, 21-18.
Dengan kemenangan ini, Chen Long masuk jajaran elite pemain dunia yang mampu menjuarai 3 turnamen sekaligus, dan yang membuat rekor Chen Long lebih berarti, karena dia menjuarai turnamen kelas sueprseries. Para pemain lain yang mampu melakukan “hattrick” seperti Chen Long adalah Zheng Bo/Gao Ling, Cai Yun/Fu Haifeng, Ma Jin/Yu Yang, South Korea’s Jung Jae Sung/Lee Yong Dae, Indonesia’s Sony Dwi Kuncoro dan Lee Chong Wei.
Berikut adalah pertandingan yang sudah siap:
Final:
Disc #1:
WS_F: Wang Xin vs Wang Yihan (21-14 23-21; 60m)
Disc #2:
MXD_F: Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen vs Xu Chen/Ma Jin (22-20 21-16; 65m) SUPERB MATCH
WD_F: Wang Xiaoli/Yu Yang vs Tian Qing/Zhao Yunlei Zhao (22-20 21-16: 55m)
Disc #3:
MD_F: Jung Jae Sung/Lee Yong Dae vs Cai Yun/Fu Haifeng (21-16 21-17; 60m)SMASHING BATTLE CONTEST
Disc #4:
MS_F: Chen Long vs Lee Chong Wei (21-15 21-18; 62m)Fabulous Macth
Seperti biasa, bagi yang berminat, silakan langsung kirim sms atau email, dengan disertakan alamat pengirimannya, jadi saya bisa langsung totalkan biayanya.
Hubungi:
Irwan (HP: 0813-88111811/call-sms)
YM: video_bulutangkis
E-mail: videobulutangkis@gmail.com
Pembayaran via atm BCA, MANDIRI, BNI, BRI atau CIMB NIAGA.
Pengiriman melalui TIKI atau TIKIJNE.
Minggu, 02 Oktober 2011
2011 Indonesia Grandprix Gold
BANK
KALTIM INDONESIA OPEN GP GOLD 2011 – bc#15-
(new updated 2 October 2011)
Semi Final:
Disc #1:
WD_SF: Bao YIXIN/ZHONG Qianxin vs Anneke
Feinya AGUSTIN/Nitya Krishinda MAHESWARI (21-17 21-18; 45m) videobulutangkis.com’s highly recommended
match
WS_SF: PI Hongyan vs Belaetrix MANUPUTI
(14-21 21-17 21-19; 75m) videobulutangkis.com’s
highly recommended match
Disc #2:
MXD_SF: XU Chen/MA Jin vs Nova WIDIANTO/Vita
MARISSA (21-17 16-21 21-13; 60m) videobulutangkis.com’s
highly recommended match
MS_SF: Tommy SUGIARTO vs Taufik HIDAYAT
(21-10 21-15; 35m)
Final:
Disc #1:
WD_F: Vivian Kah Mun HOO/WOON Khe Wei
vs Bao YIXIN/ZHONG Qianxin (19-21 21-19 21-18; 85m) battle of the youngsters
Disc #2:
WS_F: CHEN Xiao Jia vs PI Hongyan (19-21
21-15 21-17; 80m) videobulutangkis.com’s
highly recommended match
Disc #3:
MS_F: Dionysius Hayom RUMBAKA vs Tommy
SUGIARTO (21-16 21-17; 45m)
MXD_F: HE Hanbin/Bao YIXIN vs XU Chen/MA
Jin (21-19 1-4; 30m)
Disc #4:
MD_F: Mohammad AHSAN/Bona SEPTANO vs Hiroyuki
ENDO/Kenichi HAYAKAWA (21-13 21-14; 45m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
Seperti biasa, bagi yang berminat, silakan langsung kirim sms atau email, dengan
disertakan alamat pengirimannya, jadi saya bisa langsung totalkan
biayanya.
Hubungi:
Irwan (HP: 0813-88111811/call-sms)
YM: video_bulutangkis
E-mail: videobulutangkis@gmail.com
Pembayaran via atm BCA, MANDIRI, BNI, BRI atau CIMB NIAGA.
Pengiriman melalui TIKI atau TIKIJNE.
Terima Kasih.
Hubungi:
Irwan (HP: 0813-88111811/call-sms)
YM: video_bulutangkis
E-mail: videobulutangkis@gmail.com
Pembayaran via atm BCA, MANDIRI, BNI, BRI atau CIMB NIAGA.
Pengiriman melalui TIKI atau TIKIJNE.
Terima Kasih.
Minggu, 25 September 2011
2011 Japan Open Superseries
Tidak salah kalo turnamen Jepang open disebut sebut sebagai "ALL ENGLAND"-nya ASIA. karena hampir semua pemain utama dunia turun di sini. Pada partai final kali ini, 3 unggulan pertama maju ke babak final untuk memperebutkan gelar juara.
Hampir semua pertandingan final yang digelar hari ini merupakan partai kelas dunia, karena mereka semua mengeluarkan semua kemampuan terbaiknya untuk meraih gelar juara.
kejutan terbesar terjadi di nomor tunggal putera, Pemain no.1 Malaysia, Lee Chong Wei di luar dugaan harus takluk di tangan pemain muda China, Chen Long.
Pertandingan terakhir yang menampilkan Cai Yun/Fu Haifeng vs Bona Septano/Moh Ahsan juga berlangsung menarik, terutama pada game 2. BoAh sebenarnya mampu mengimbangi Cai/Fu, bahkan pada game 2 sempat unggul 18-16, walaupun setelah itu terjadi kejar mengejar angka hingga akhirnya ditutup dgn skor 23-21 untuk kemenangan Cai/Fu. Partai terakhir tersebut menutup penyelenggaraan turnamen Jepang open yang sudah berlangsung hingga ke 30 kalinya.
Bagi yang berminat menyaksikan bagaimana pemain pemain China berjuang habis2an untuk merebut gelar (sangat jarang terjadi, biasanya kalo tidak memberi kemenangan WO kepada rekan senegaranya, pertandingan juga berlangsung singkat), bisa segera memesan DVD Final Jepang 2011 ini, karena dari 4 wakilnya di final, pemain2 China menunjukan kualitasnya sebagai negara nomor 1 bulutangkis di dunia saat ini, dengan memenangkan semua pertandingannya, sehingga akhirnya mereka merebut 4 dari 5 gelar yang dipertandingkan.
Berikut adalah video pertandingan yang sudah siap:
Final:
Disc #1:
WD_F: BAO Yixin/ZHONG Qianxin vs CHENG Wen Hsing/CHIEN Yu Chin (13-21 25-23 21-12; 90m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
Disc #2:
MS_F: CHEN Long vs LEE Chong Wei (21-8 10-21 21-19; 85m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
Disc #3:
WS_F: WANG Yihan vs Juliane SCHENK (21-16 21-14; 50m)
Disc #4:
MXD_F: CHEN Hung Ling/CHENG Wen Hsing vs Joachim FISCHER NIELSEN/Christinna PEDERSEN (21-19 16-21 21-15; 80m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
Disc #5:
MD_F: CAI Yun/FU Haifeng vs Mohammad AHSAN/Bona SEPTANO (21-13 23-21; 50m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
Babak semifinal kejuaraan Jepang superseries 2011 dibuka dengan pertandingan antara 2 pasangan putera terkuat dunia dari China dan Malaysia. Cai Yun/Fu Haifeng untuk kesekian kalinya berhadapan dengan Koo Kien Keat/Tan Boon Heong. Seperti sudah diprediksi, pertandingan berlangsung amat ketat sejak awal pertandingan. Kedua pasangan yang sudah saling mengenal permainan satu sama lainnya bermain sangat rapi, sehingga perbedaan angka pun nyaris sangat tipis. Smash keras baik dari Fu Haifeng maupun Tan Boon Heong berkali kali membuat kagum para penonton yang hadir, selain itu pertahanan yang kokoh pun diperagakan oleh kedua pasangan, tidak jarang bola2 yang sebenarnya sulit untuk dikembalikan tapi berhasil dikembalikan sehingga membuat pertandingan makin menarik saja. Pertandingan yang layak disebut pertandingan terbaik Jepang superseries 2011 ini akhirnya dimenangkan oleh Cai/Fu dengan skor amat ketat, 21-17 19-21 21-19.
Harapan tuan rumah Jepang untuk meloloskan wakilnya di partai final besok akhirnya tidak kesampaian. Pasangan ganda puteri Mizuki Fujii/Reika Kakiiwa gagal memanfaatkan 4 kali matchpoint pada game 2. Lawannya, pasangan muda dari China Zhong Qianxin/Bao Yixin mampu mengimbangi permainan rally yang dikembangkanFujii/Kakiiwa, dan akhirnya merebut game ke 2 dengan skor 24-22. Pada game 3, terlihat pasangan Jepang masih belum dapat melupakan kegagalan pada game ke 2, sehingga pasangan muda China Zhong/Bao dengan leluasa melancarkan smash2 keras yang tidak mampu dikembalikan oleh Fujii/Kakiiwa.
Secara keseluruhan, semua pertandingan berlangsung menarik dan ketat, hal ini dikarenakan semua pertandingan melibatkan negara yang berbeda, sehingga mau tidak mau setiap pemain berjuang dengan keras untuk memenangkan pertandingan.
Berikut adalaha pertandingan yang sudah siap dipesan:
Semi Final:
Disc #1:
MD_SF: CAI Yun/Fu Haifeng vs KOO Kien Keat/TAN Boon Heong (21-17 19-21 21-19; 86m) The Best Match of the tournament
Disc #2:
WS_SF: Juliane SCHENK vs Saina NEHWAL (21-19 21-10; 50m)
Disc #3:
WD_SF: BAO Yixin/ZHONG Qianxin vs Mizuki FUJII/Reika KAKIIWA (17-21 24-22 21-15; 97m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
Disc #4:
MS_SF: LEE Chong Wei vs Peter Hoeg GADE (21-13 21-16; 47m)
Disc #5:
MXD_SF: Joachim FISCHER NIELSEN/Christinna PEDERSEN vs Michael FUCHS/Birgit MICHELS (18-21 21-7 21-19; 70m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
Pada babak perempat final turnamen ini, para unggulan melaju dengan mulus. Beberapa pertandingan berlangsung menarik.
Berikut adalah video pertandingan yang sudah siap dipesan:
Quarter Final:
Disc #1:
MD_QF: Markis KIDO/Hendra SETIAWAN vs KO Sung Hyun/LEE Yong Dae (21-10 15-21 21-14; 50m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
Disc #2:
MXD_QF: Joachim FISCHER NIELSEN/Christinna PEDERSEN vs Shoji SATO/Shizuka MATSUO (21-13 21-10; 45m)
Disc #3:
WD_QF: Mizuki FUJII/Reika KAKIIWA vs HA Jung Eun/KIM Min Jung (21-12 9-21 21-16; 70m)
Disc #4:
WS_QF: WANG Yihan vs Tine BAUN (21-17 14-21 21-15; 70m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
Disc #5:
MS_QF: LEE Chong Wei vs Kenichi TAGO (21-23 21-7 21-18; 65m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
Seperti biasa, bagi yang berminat, silakan langsung kirim sms atau email, dengan disertakan alamat pengirimannya, jadi saya bisa langsung totalkan biayanya.
Hubungi:
Irwan (HP: 0813-88111811/call-sms)
YM: video_bulutangkis
E-mail: videobulutangkis@gmail.com
Pembayaran via atm BCA, MANDIRI, BNI, BRI atau CIMB NIAGA.
Pengiriman melalui TIKI atau TIKIJNE.
Terima Kasih.
Hampir semua pertandingan final yang digelar hari ini merupakan partai kelas dunia, karena mereka semua mengeluarkan semua kemampuan terbaiknya untuk meraih gelar juara.
kejutan terbesar terjadi di nomor tunggal putera, Pemain no.1 Malaysia, Lee Chong Wei di luar dugaan harus takluk di tangan pemain muda China, Chen Long.
Pertandingan terakhir yang menampilkan Cai Yun/Fu Haifeng vs Bona Septano/Moh Ahsan juga berlangsung menarik, terutama pada game 2. BoAh sebenarnya mampu mengimbangi Cai/Fu, bahkan pada game 2 sempat unggul 18-16, walaupun setelah itu terjadi kejar mengejar angka hingga akhirnya ditutup dgn skor 23-21 untuk kemenangan Cai/Fu. Partai terakhir tersebut menutup penyelenggaraan turnamen Jepang open yang sudah berlangsung hingga ke 30 kalinya.
Bagi yang berminat menyaksikan bagaimana pemain pemain China berjuang habis2an untuk merebut gelar (sangat jarang terjadi, biasanya kalo tidak memberi kemenangan WO kepada rekan senegaranya, pertandingan juga berlangsung singkat), bisa segera memesan DVD Final Jepang 2011 ini, karena dari 4 wakilnya di final, pemain2 China menunjukan kualitasnya sebagai negara nomor 1 bulutangkis di dunia saat ini, dengan memenangkan semua pertandingannya, sehingga akhirnya mereka merebut 4 dari 5 gelar yang dipertandingkan.
Berikut adalah video pertandingan yang sudah siap:
Final:
Disc #1:
WD_F: BAO Yixin/ZHONG Qianxin vs CHENG Wen Hsing/CHIEN Yu Chin (13-21 25-23 21-12; 90m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
Disc #2:
MS_F: CHEN Long vs LEE Chong Wei (21-8 10-21 21-19; 85m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
Disc #3:
WS_F: WANG Yihan vs Juliane SCHENK (21-16 21-14; 50m)
Disc #4:
MXD_F: CHEN Hung Ling/CHENG Wen Hsing vs Joachim FISCHER NIELSEN/Christinna PEDERSEN (21-19 16-21 21-15; 80m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
Disc #5:
MD_F: CAI Yun/FU Haifeng vs Mohammad AHSAN/Bona SEPTANO (21-13 23-21; 50m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
Babak semifinal kejuaraan Jepang superseries 2011 dibuka dengan pertandingan antara 2 pasangan putera terkuat dunia dari China dan Malaysia. Cai Yun/Fu Haifeng untuk kesekian kalinya berhadapan dengan Koo Kien Keat/Tan Boon Heong. Seperti sudah diprediksi, pertandingan berlangsung amat ketat sejak awal pertandingan. Kedua pasangan yang sudah saling mengenal permainan satu sama lainnya bermain sangat rapi, sehingga perbedaan angka pun nyaris sangat tipis. Smash keras baik dari Fu Haifeng maupun Tan Boon Heong berkali kali membuat kagum para penonton yang hadir, selain itu pertahanan yang kokoh pun diperagakan oleh kedua pasangan, tidak jarang bola2 yang sebenarnya sulit untuk dikembalikan tapi berhasil dikembalikan sehingga membuat pertandingan makin menarik saja. Pertandingan yang layak disebut pertandingan terbaik Jepang superseries 2011 ini akhirnya dimenangkan oleh Cai/Fu dengan skor amat ketat, 21-17 19-21 21-19.
Harapan tuan rumah Jepang untuk meloloskan wakilnya di partai final besok akhirnya tidak kesampaian. Pasangan ganda puteri Mizuki Fujii/Reika Kakiiwa gagal memanfaatkan 4 kali matchpoint pada game 2. Lawannya, pasangan muda dari China Zhong Qianxin/Bao Yixin mampu mengimbangi permainan rally yang dikembangkanFujii/Kakiiwa, dan akhirnya merebut game ke 2 dengan skor 24-22. Pada game 3, terlihat pasangan Jepang masih belum dapat melupakan kegagalan pada game ke 2, sehingga pasangan muda China Zhong/Bao dengan leluasa melancarkan smash2 keras yang tidak mampu dikembalikan oleh Fujii/Kakiiwa.
Secara keseluruhan, semua pertandingan berlangsung menarik dan ketat, hal ini dikarenakan semua pertandingan melibatkan negara yang berbeda, sehingga mau tidak mau setiap pemain berjuang dengan keras untuk memenangkan pertandingan.
Berikut adalaha pertandingan yang sudah siap dipesan:
Semi Final:
Disc #1:
MD_SF: CAI Yun/Fu Haifeng vs KOO Kien Keat/TAN Boon Heong (21-17 19-21 21-19; 86m) The Best Match of the tournament
Disc #2:
WS_SF: Juliane SCHENK vs Saina NEHWAL (21-19 21-10; 50m)
Disc #3:
WD_SF: BAO Yixin/ZHONG Qianxin vs Mizuki FUJII/Reika KAKIIWA (17-21 24-22 21-15; 97m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
Disc #4:
MS_SF: LEE Chong Wei vs Peter Hoeg GADE (21-13 21-16; 47m)
Disc #5:
MXD_SF: Joachim FISCHER NIELSEN/Christinna PEDERSEN vs Michael FUCHS/Birgit MICHELS (18-21 21-7 21-19; 70m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
Pada babak perempat final turnamen ini, para unggulan melaju dengan mulus. Beberapa pertandingan berlangsung menarik.
Berikut adalah video pertandingan yang sudah siap dipesan:
Quarter Final:
Disc #1:
MD_QF: Markis KIDO/Hendra SETIAWAN vs KO Sung Hyun/LEE Yong Dae (21-10 15-21 21-14; 50m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
Disc #2:
MXD_QF: Joachim FISCHER NIELSEN/Christinna PEDERSEN vs Shoji SATO/Shizuka MATSUO (21-13 21-10; 45m)
Disc #3:
WD_QF: Mizuki FUJII/Reika KAKIIWA vs HA Jung Eun/KIM Min Jung (21-12 9-21 21-16; 70m)
Disc #4:
WS_QF: WANG Yihan vs Tine BAUN (21-17 14-21 21-15; 70m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
Disc #5:
MS_QF: LEE Chong Wei vs Kenichi TAGO (21-23 21-7 21-18; 65m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
Seperti biasa, bagi yang berminat, silakan langsung kirim sms atau email, dengan disertakan alamat pengirimannya, jadi saya bisa langsung totalkan biayanya.
Hubungi:
Irwan (HP: 0813-88111811/call-sms)
YM: video_bulutangkis
E-mail: videobulutangkis@gmail.com
Pembayaran via atm BCA, MANDIRI, BNI, BRI atau CIMB NIAGA.
Pengiriman melalui TIKI atau TIKIJNE.
Terima Kasih.
Jumat, 23 September 2011
2011 China Masters superseries
LI NING CHINA MASTERS SUPER SERIES 2011-bc#15- (new
updated 23 September 2010)
Quarter Final
Disc #1:
WS1_QF: Wang Yihan
vs Saina Nehwal (21-8, 21-12; 40m)
MXD_QF: Yoo Yeon
Seong/Jang Ye Na vs Chris Adcock/Imogen Bankier (19-21, 21-15, 21-16; 60m) videobulutangkis.com’s highly recommended
match
Disc #2:
WS2_QF: Wang Xin
vs Tine Baun (21-16, 21-13; 37m)
MS_QF: Lin Dan vs
Sho Sasaki (21-15, 21-6; 43m)
Disc #3:
MD_QF: Jung Jae
Sung/Lee Yong Dae vs Koo Kien Keat/Tan Boon Heong (15-21, 21-16, 21-13; 75m) videobulutangkis.com’s highly recommended
match
Semi Final
Disc #1:
WD_SF: Huan Xia/Tang
Jinhua vs Mizuki Fujii/Reika Kakiiwa (21-10, 21-18; 70m)
WS_SF: Wang Shixian
vs Wang Xin Wang (21-12, 21-18; 45m)
Disc #2:
MXD_SF: Xu Chen/Ma
Jin vs Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen (21-15, 22-20; 50m) videobulutangkis.com’s highly recommended
match
MD_SF: Cai Yun/Fu
Haifeng vs Ko Sung Hyun/Yoo Yeon Seong (26-24, 21-18; 55m) videobulutangkis.com’s highly recommended
match
Disc #3:
WD1_SF: Chen Long
vs Peter Hoeg Gade (21-18, 21-14; 65m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
Final:
Disc #1:
MS_F: Chen Long vs
Chen Jin Chen (21-16, 22-20; 70m) videobulutangkis.com’s
highly recommended match
MXD_F: Xu Chen/Ma
Jin vs Yoo Yeon Seong/Jang Ye Na (21-13, 21-16; 45m)
Disc #2:
WD_F: Huan Xia/Tang
Jinhua vs Wang Xiaoli/Yu Yang (21-19, 0-0 Retired)
WS_F: Wang Shixian
vs Jiang Yanjiao (21-16, 8-5 Retired)
MD_F: Jung Jae
Sung/Lee Yong Dae vs Cai Yun/Fu Haifeng (21-17, 21-10; 52m) videobulutangkis.com’s highly recommended
match
bagi yang berminat, silakan langsung kirim sms atau email, dengan disertakan alamat pengirimannya, jadi saya bisa langsung totalkan biayanya.
Hubungi:
Irwan (HP: 0813-88111811/call-sms)
YM: video_bulutangkis
E-mail: videobulutangkis@gmail.com
Pembayaran via atm BCA, MANDIRI, BNI, BRI atau CIMB NIAGA.
Pengiriman melalui TIKI atau TIKIJNE.
Terima Kasih.
Hubungi:
Irwan (HP: 0813-88111811/call-sms)
YM: video_bulutangkis
E-mail: videobulutangkis@gmail.com
Pembayaran via atm BCA, MANDIRI, BNI, BRI atau CIMB NIAGA.
Pengiriman melalui TIKI atau TIKIJNE.
Terima Kasih.
Senin, 22 Agustus 2011
We are closed!
Kami akan tutup sejak tanggal 22 Agustus 2011 s/d 4 September 2011.
Pesanan yang masuk pada tanggal tsb di atas akan diproses tanggal 5 September 2011.
Demikian harap maklum.
www.videobulutangkis.com mengucapkan:
"SELAMAT HARI RAYA LEBARAN, MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN"
Minggu, 14 Agustus 2011
2011 Yonex BWF World Badminton Championship
Kejuaraan dunia bulutangkis 2011 telah tiba, hampir seluruh pemain terbaik dunia turun. Kejuaraan yang berlangsung di kota London ini di sebut sebut sebagai ajang uji coba lapangan yang akan dipergunakan pada olimpiade 2012 nanti.
Kejutan terbesar terjadi di sektor tunggal putera di mana salah satu kandidat juara dari China, Chen Long ternyata harus mengakui kegigihan dari pemain tidak terkenal dari Guatemala, Kevin Gordon. Gordon yang merupakan pemain kidal, memulai pertandingan dengan baik sekali, dimana dia berhasil mengumpulkan banyak poin, sementara terlihat Chen Long masih belum panas, setelah unggul jauh, Chen Long berhasil mendekati angka Gordon, namun Gordon terlihat mentalnya sudah diatas angin, akhirnya menutup game 1 dengan 21-19. Pada game 2, gantian Chen Long yang memulai pertandingan dengan baik, dan tidak memberikan kesempatan sama sekali pada Gordon untuk mengembangkan permainan, Chen unggul mutlak 21-8. Setelah istirahat 5 menit, kedua pemain terlihat sama2 ngotot untuk merebut game 3. Pertandingan berjalan sangat seru dan menegangkan, dimana terjadi susul menyusul poin demi poin, puncaknya pada saat Chen Long sudah berhasil mencapai match poin sebanyak 3x, namun tidak berhasil menutupnya, sebaliknya Kevin Gordon berhasil mengambil poin terakhir sehingga memenangkan pertandingan terlama yang berlangsung pada hari pertama ini.
Kejutan lainnya terjadi di sektor tunggal putera lainnya, unggulan 15 dari Jepang Kenichi Tago, harus mengakui ketangguhan pemain muda dari India, Ajay Jayaram dengan 2 game langsung.
Round 64:
Disc #1:
MXD_R64: Hirokatsu HASHIMOTO/Mizuki FUJII vs Adrian LIU/Joycelyn KO (21-17 21-6 ;26m) *game 2 only
MS1_R64: Taufik HIDAYAT vs Rodrigo PACHECO CARRILLO 21-10 21-14 ;29m)
WS_R64: PI Hongyan vs Sarah WALKER (21-12 21-8 ;27m)
MD1_R64: Mohd Zakry ABDUL LATIF/Thien How HOON vs Howard BACH/Tony GUNAWAN (21-17 21-14 ;32m)
Disc #2:
MS2_R64: LEE Chong Wei vs Tanongsak SAENSOMBOONSUK (21-15 21-17 :31m)
MS3_R64: Kevin CORDON vs CHEN Long (21-19 8-21 27-25 ;80m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
Disc #3:
WD1_R64: Line DAMKJAER KRUSE/Marie ROEPKE vs Cynthia GONZALEZ/Victoria MONTERO (21-12 21-10 ;24m)
MD2_R64: Ross SMITH/Glenn WARFE vs Martin CAMPBELL/Angus GILMOUR (21-13 21-17 ;29m)
MS4_R64: Ajay JAYARAM vs Kenichi TAGO (21-12 21-19 ;46m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
Disc #4:
WD2_R64: Jwala GUTTA/Ashwini PONNAPPA vs Eva LEE/Paula Lynn OBANANA (21-9 21-18 :23m)
MD3_R64: Rupesh KUMAR/Sanave THOMAS vs Michael FUCHS/Oliver ROTH (9-21 21-18 21-17 ;60m)
Kejutan terbesar terjadi di sektor tunggal putera di mana salah satu kandidat juara dari China, Chen Long ternyata harus mengakui kegigihan dari pemain tidak terkenal dari Guatemala, Kevin Gordon. Gordon yang merupakan pemain kidal, memulai pertandingan dengan baik sekali, dimana dia berhasil mengumpulkan banyak poin, sementara terlihat Chen Long masih belum panas, setelah unggul jauh, Chen Long berhasil mendekati angka Gordon, namun Gordon terlihat mentalnya sudah diatas angin, akhirnya menutup game 1 dengan 21-19. Pada game 2, gantian Chen Long yang memulai pertandingan dengan baik, dan tidak memberikan kesempatan sama sekali pada Gordon untuk mengembangkan permainan, Chen unggul mutlak 21-8. Setelah istirahat 5 menit, kedua pemain terlihat sama2 ngotot untuk merebut game 3. Pertandingan berjalan sangat seru dan menegangkan, dimana terjadi susul menyusul poin demi poin, puncaknya pada saat Chen Long sudah berhasil mencapai match poin sebanyak 3x, namun tidak berhasil menutupnya, sebaliknya Kevin Gordon berhasil mengambil poin terakhir sehingga memenangkan pertandingan terlama yang berlangsung pada hari pertama ini.
Kejutan lainnya terjadi di sektor tunggal putera lainnya, unggulan 15 dari Jepang Kenichi Tago, harus mengakui ketangguhan pemain muda dari India, Ajay Jayaram dengan 2 game langsung.
Round 64:
Disc #1:
MXD_R64: Hirokatsu HASHIMOTO/Mizuki FUJII vs Adrian LIU/Joycelyn KO (21-17 21-6 ;26m) *game 2 only
MS1_R64: Taufik HIDAYAT vs Rodrigo PACHECO CARRILLO 21-10 21-14 ;29m)
WS_R64: PI Hongyan vs Sarah WALKER (21-12 21-8 ;27m)
MD1_R64: Mohd Zakry ABDUL LATIF/Thien How HOON vs Howard BACH/Tony GUNAWAN (21-17 21-14 ;32m)
Disc #2:
MS2_R64: LEE Chong Wei vs Tanongsak SAENSOMBOONSUK (21-15 21-17 :31m)
MS3_R64: Kevin CORDON vs CHEN Long (21-19 8-21 27-25 ;80m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
Disc #3:
WD1_R64: Line DAMKJAER KRUSE/Marie ROEPKE vs Cynthia GONZALEZ/Victoria MONTERO (21-12 21-10 ;24m)
MD2_R64: Ross SMITH/Glenn WARFE vs Martin CAMPBELL/Angus GILMOUR (21-13 21-17 ;29m)
MS4_R64: Ajay JAYARAM vs Kenichi TAGO (21-12 21-19 ;46m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
Disc #4:
WD2_R64: Jwala GUTTA/Ashwini PONNAPPA vs Eva LEE/Paula Lynn OBANANA (21-9 21-18 :23m)
MD3_R64: Rupesh KUMAR/Sanave THOMAS vs Michael FUCHS/Oliver ROTH (9-21 21-18 21-17 ;60m)
Pada hari kedua turnamen ini, para unggulan melaju dengan mulus. Beberapa pertandingan berlangsung menarik.
Berikut adalah video pertandingan yang sudah siap dipesan:
Day 2:
Disc #5:
MS5_R64: LIN Dan vs Kestutis NAVICKAS (21-11 21-10 ;32m)
MXD2_R64: Chris ADCOCK/Imogen BANKIER vs Toby NG/Grace GAO (21-11 21-14 ;25m)
WS2_R64: WANG Shixian vs Linda ZECHIRI (21-11 21-14 ;36m)
Disc #6:
WD3_R64: Shizuka MATSUO/Mami NAITO vs Line DAMKJAER KRUSE/Marie ROEPKE (21-10 21-18 ;45m)
MD4_R64: FANG Chieh Min/LEE Sheng Mu vs Mohd Zakry ABDUL LATIF/HOON Thien How (26-24 21-19 ;50m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
Disc #7:
MXD3_R64: ZHANG Nan/ZHAO Yunlei vs WONG Wai Hong/CHAU Hoi Wah (21-10 21-13 ;26m)
WS3_R64: Tine BAUN vs CHAN Tsz Ka (26-24 21-7 ;33m)
MS6_R64: Peter Hoeg GADE vs Rajiv OUSEPH (21-8 21-18 ;45m)
Disc #8:
MD5_R64: JUNG Jae Sung/LEE Yong Dae vs Anthony CLARK/Chris LANGRIDGE (21-10 21-16 ;40m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
WD4_R64: WANG Xiaoli vs YU Yang vs Emelie LENNARTSSON/Emma WENGBERG (21-14 21-8 ;33m)
WD5_R64: Meiliana JAUHARI/Greysia POLII vs Neslihan KILIC/Neslihan YIGIT (21-8 21-8 ;30m)
Berikut adalah video pertandingan yang sudah siap dipesan:
Day 2:
Disc #5:
MS5_R64: LIN Dan vs Kestutis NAVICKAS (21-11 21-10 ;32m)
MXD2_R64: Chris ADCOCK/Imogen BANKIER vs Toby NG/Grace GAO (21-11 21-14 ;25m)
WS2_R64: WANG Shixian vs Linda ZECHIRI (21-11 21-14 ;36m)
Disc #6:
WD3_R64: Shizuka MATSUO/Mami NAITO vs Line DAMKJAER KRUSE/Marie ROEPKE (21-10 21-18 ;45m)
MD4_R64: FANG Chieh Min/LEE Sheng Mu vs Mohd Zakry ABDUL LATIF/HOON Thien How (26-24 21-19 ;50m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
Disc #7:
MXD3_R64: ZHANG Nan/ZHAO Yunlei vs WONG Wai Hong/CHAU Hoi Wah (21-10 21-13 ;26m)
WS3_R64: Tine BAUN vs CHAN Tsz Ka (26-24 21-7 ;33m)
MS6_R64: Peter Hoeg GADE vs Rajiv OUSEPH (21-8 21-18 ;45m)
Disc #8:
MD5_R64: JUNG Jae Sung/LEE Yong Dae vs Anthony CLARK/Chris LANGRIDGE (21-10 21-16 ;40m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
WD4_R64: WANG Xiaoli vs YU Yang vs Emelie LENNARTSSON/Emma WENGBERG (21-14 21-8 ;33m)
WD5_R64: Meiliana JAUHARI/Greysia POLII vs Neslihan KILIC/Neslihan YIGIT (21-8 21-8 ;30m)
Kejutan kejutan mulai terjadi di babak 32 besar ini, beberapa unggulan mulai bertumbangan. Salah satu kejutan yang terjadi adalah di nomor ganda campuran, pasangan non unggulan, yang juga merupakan favorit tuan rumah, Chris Adcock/Imogen Bankier berhasil menundukan pasangan unggulan 8 dari Thailand, Songphon/Kunchala. Dengan dukungan penonton, Adcock/Bankier berhasil memuaskan publik.
Pertandingan yang juga menghibur penonton terjadi di nomor ganda putera, pasangan nomor 1 Malaysia, Tan/Koo pada mulanya terlihat akan dengan mudah memenangkan pertandingan pada game 1, namun pasangan muda China, Liu Xiaolong/Qiu Zihan mulai menemukan permainannya dan berhasil meredam smash2 tajam dari Tan Boon Heong dan menutup game 2 dengan skor ketat 22-20. Pada game 3, pertandingan dimulai dengan ketat, dimana terjadi susul menyusul angka, namun mental bertandingan pasangan Malaysia ini terlihat sangat kuat dan akhirnya memenangkan game 3 dengan skor 21-15.
Pada pertandingan lainnya terjadi pertandingan yang sangat DRAMATIC, dimana pemain tunggal putera India, P Kashyap yang sudah unggul 20-15 pada game penentuan, tidak berhasil menuntaskan pertandingan. Lawannya pemain dari Vietnam, Nguyen Tien Minh, yang sebenarnya sudah sangat lelah, berhasil menemukan kembali momentumnya, sehingga berbalik seperti mendapatkan tenaga baru dan bermain lepas. Pertandingan yang dinobatkan sebagai partai terbaik pada hari ketiga kejuaraan ini benar2 memukau penonton, Nguyen yang merupakan unggulan 7 benar benar menemukan lawan yang seimbang, sehingga pertandingan benar2 enak ditonton. Pertandingan berlangsung dengan sangat ketat, 24-22 17-21 22-20. Pelajaran yang dapat diambil dari pertandingan tersebut adalah jangan sekali sekali meremehkan pemain kelas dunia sekalipun sudah MATCH POINT, Kashyap yang terlihat sudah yakin akan memenangkan pertandingan dengan skor 20-15, sedikit mengendorkan permainan, sehingga ritme pertandingan yang sebenarnya ada di tangannya malah berbalik menjadi pemicu semangat Nguyen yang bermain sangat lepas, benar2 pertandingan yang sangat layak ditonton.
Pada nomor lainnya, pasangan Tantowi/Lilyana juga masih belum menemukan kesulitan dan berhasil melaju ke babak 16 besar.
Berikut adalah dvd pertandingan yang sudah bisa dipesan:
Round 32:
Disc #1:
MXD1_R32: Chris ADCOCK/Imogen BANKIER vs Songphon ANUGRITAYAWON/Kunchala VORAVICHITCHAIKUL (24-22 21-19 ;42m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
WS1_R32: Saina NEHWAL vs Chloe MAGEE (21-10 21-7 ;26m)
MS1_R32: Kevin CORDON vs Henri HURSKAINEN (21-19 21-17 ;37m)
Disc #2:
MD_R32: KOO Kien Keat/TAN Boon Heong vs LIU Xiaolong/QIU Zihan (21-6 20-22 21-15 ;70m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
MXD2_R32: Shintaro IKEDA/Reiko SHIOTA vs Roman ZIRNWALD/Elisabeth BALDAUF (21-9 21-10 ;24m)
Disc #3:
MS2_R32: NGUYEN Tien Minh vs P KASHYAP (24-22 17-21 22-20 ;85m) DRAMATIC'S MATCH
WD_R32: Jwala GUTTA/Ashwini PONNAPPA vs CHEN Wen Hsing/CHIEN Yu Chin (21-18 21-18 ;30m)
Disc #4:
MXD3_R32: Tantowi AHMAD/Liliyana NATSIR vs Sam MAGEE/Chloe MAGEE (21-9 21-8 ;23m)
WS2_R32: WANG Yihan vs GU Juan (21-13 21-18 ;38m)
MS3_R32: Boonsak PONSANA vs WONG Choong Hann (21-13 21-18 ;37m)
Pertandingan yang juga menghibur penonton terjadi di nomor ganda putera, pasangan nomor 1 Malaysia, Tan/Koo pada mulanya terlihat akan dengan mudah memenangkan pertandingan pada game 1, namun pasangan muda China, Liu Xiaolong/Qiu Zihan mulai menemukan permainannya dan berhasil meredam smash2 tajam dari Tan Boon Heong dan menutup game 2 dengan skor ketat 22-20. Pada game 3, pertandingan dimulai dengan ketat, dimana terjadi susul menyusul angka, namun mental bertandingan pasangan Malaysia ini terlihat sangat kuat dan akhirnya memenangkan game 3 dengan skor 21-15.
Pada pertandingan lainnya terjadi pertandingan yang sangat DRAMATIC, dimana pemain tunggal putera India, P Kashyap yang sudah unggul 20-15 pada game penentuan, tidak berhasil menuntaskan pertandingan. Lawannya pemain dari Vietnam, Nguyen Tien Minh, yang sebenarnya sudah sangat lelah, berhasil menemukan kembali momentumnya, sehingga berbalik seperti mendapatkan tenaga baru dan bermain lepas. Pertandingan yang dinobatkan sebagai partai terbaik pada hari ketiga kejuaraan ini benar2 memukau penonton, Nguyen yang merupakan unggulan 7 benar benar menemukan lawan yang seimbang, sehingga pertandingan benar2 enak ditonton. Pertandingan berlangsung dengan sangat ketat, 24-22 17-21 22-20. Pelajaran yang dapat diambil dari pertandingan tersebut adalah jangan sekali sekali meremehkan pemain kelas dunia sekalipun sudah MATCH POINT, Kashyap yang terlihat sudah yakin akan memenangkan pertandingan dengan skor 20-15, sedikit mengendorkan permainan, sehingga ritme pertandingan yang sebenarnya ada di tangannya malah berbalik menjadi pemicu semangat Nguyen yang bermain sangat lepas, benar2 pertandingan yang sangat layak ditonton.
Pada nomor lainnya, pasangan Tantowi/Lilyana juga masih belum menemukan kesulitan dan berhasil melaju ke babak 16 besar.
Berikut adalah dvd pertandingan yang sudah bisa dipesan:
Round 32:
Disc #1:
MXD1_R32: Chris ADCOCK/Imogen BANKIER vs Songphon ANUGRITAYAWON/Kunchala VORAVICHITCHAIKUL (24-22 21-19 ;42m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
WS1_R32: Saina NEHWAL vs Chloe MAGEE (21-10 21-7 ;26m)
MS1_R32: Kevin CORDON vs Henri HURSKAINEN (21-19 21-17 ;37m)
Disc #2:
MD_R32: KOO Kien Keat/TAN Boon Heong vs LIU Xiaolong/QIU Zihan (21-6 20-22 21-15 ;70m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
MXD2_R32: Shintaro IKEDA/Reiko SHIOTA vs Roman ZIRNWALD/Elisabeth BALDAUF (21-9 21-10 ;24m)
Disc #3:
MS2_R32: NGUYEN Tien Minh vs P KASHYAP (24-22 17-21 22-20 ;85m) DRAMATIC'S MATCH
WD_R32: Jwala GUTTA/Ashwini PONNAPPA vs CHEN Wen Hsing/CHIEN Yu Chin (21-18 21-18 ;30m)
Disc #4:
MXD3_R32: Tantowi AHMAD/Liliyana NATSIR vs Sam MAGEE/Chloe MAGEE (21-9 21-8 ;23m)
WS2_R32: WANG Yihan vs GU Juan (21-13 21-18 ;38m)
MS3_R32: Boonsak PONSANA vs WONG Choong Hann (21-13 21-18 ;37m)
Memasuki babak 16 besar, para pemain unggulan mulai menghadapi lawan yang seimbang. Pasangan favorit tuan rumah, Chris Adcock/Imogen Bankier kembali membuat kejutan dengan menyingkirkan unggulan 15, Shintaro Ikeda/Reiko Shiota. Adcock yang bertangan kidal berkali kali melancarkan serangan ke arah pemain putri Jepang, Reiko Shiota. Selain itu Imogen Bankier pun bermain sangat disiplin, dimana permainan netting yang tipis berhasil membuat pasangan Jepang mengangkat bola sehingga Adcock dengan leluasa melakukan Smash smash tajam.
Kejutan lainnya terjadi di nomor ganda putera, dimana pasangan Denmark, Conrad/Rasmussen berhasil mengalahkan pasangan unggulan 8 asal Indonesia, Alvent/Hendra. Sebenarnya Alvent/Hendra dapat memenangkan pertandingan tersebut, sayang sekali game 1 yang seharusnya bisa direbut akhirnya lepas. Pertandingan banyak terjadi adu drive, baik lurus maupun silang. Pada game 2, pasangan alvent/hendra berhasil memulai pertandingan dengan sangat baik sehingga unggul banyak poin akhirnya mampu merebut game 2, namun sayang pada game 3, pasangan Denmark gantian memulai pertandingan dengan sempurna sehingga sudah unggul jauh sampai 19-10, harapan sempat terjadi dimana Alvent/Hendra mampu bermain lepas dan meraih poin hingga kedudukan 16-19, namun sayang pasangan Denmark kembali menemukan ritme permainannya dan akhirnya menutup game penentuan ini dengan skor 21-18.
Di pertandingan lainnya pemain Indonesia, Simon Santoso belum berhasil melaju ke babak 8 besar. Langkah di babak 16 besar dihentikan oleh pemain veteran Denmark, Peter Gade. Simon yang gaya permainannya berbeda dengan sebelumnya, seharusnya bisa memenangkan pertandingan tersebut. Peter Gade nampak sudah lelah, dikarenakan Simon selalu memberikan bola bola silang, baik drop shot silang maupun lob serang silang. Gaya permainan yang berbeda dari Simon ini sempat memberikan harapan, di mana pada game 2, Simon benar benar mendikte permainan sehingga Peter Gade dibuat kocar kacir untuk mengembalikan bola silang dari Simon. Namun sayang sekali pada game penentuan, Peter Gade dengan cerdik tidak memberikan kesempatan kepada Simon untuk kembali mengatur permainan, Peter langsung mengubah permainan dengan melakukan serangan, Simon yang tidak menduga Peter berani menyerang, tidak dalam kondisi siap, sehingga pengembalian Simon beberapa kali nyangkut di net ataupun keluar. Peter Gade pun akhirnya melaju ke babak 8 besar.
Di nomor ganda puteri, pasangan Indonesia Meiliana Jauhari/Greysia Polii masih belum menemui kesulitan. Dengan predikat sebagai unggulan ke 8, Meiliana/Greysia terlihat sangat mendominasi pertandingan. Mei/Greysia menaklukan pasangan Singapura, Shinta Mulia Sari/Yao Lei dengan skor meyakinkan 21-13, 21-13.
Partai terakhir yang ditunggu tunggu oleh publik Inggris adalah pertarungan antara 2 pembunuh raksasa dari Guatemala, Kevin Cordon dan pemain asal Spanyol, Pablo Abian.
Pertandingan tersebut patut dijuluki "The Battle of Friendship", dimana kedua pemain tersebut sebenarnya adalah dua pemain yang selalu berlatih bersama sejak maret lalu di kamp latihan tim Spanyol. Kevin Cordon berhasil membuat sejarah baru untuk Guatemala di kejuaraan bulu tangkis dunia. Pemain Spanyol Pablo Abian menjadi korban Cordon berikutnya di Wembley Arena. Kedua pemain yang terlihat sudah saling mengenal masing masing gaya permainannya, sehingga pertandingan berlangsung dengan sangat ketat. Namun akhirnya Cordon berhasil menaklukan Abian dengan 3 game.
Cordon, yang mengalahkan unggulan kelima Chen Long dari China pada hari pertama, nanti bertemu Malaysia Lee Chong Wei, pemain peringkat nomor 1 dunia saat ini.
"Saya sangat senang - dan sangat lelah," kata Cordon wartawan. "Itu luar biasa keras, saya hanya mencoba untuk meraih poin seakan akan poin tersebut adalah poin terkahir."
"Tentu saja Chong Wei pemain nomor satu dunia tapi saya tidak akan merasa kalah dulu sebelum pertandingan, seakan akan saya tidak bisa menang," tambah Cordon.
Semangat yang sepatutnya ditiru oleh pemain pemain muda Indonesia!!!
Berikut adalah DVD pertandingan yang sudah dapat dipesan:
Round 16:
Disc #1:
MS1_R16: LEE Chong Wei vs PARK Sung Hwan (21-10 21-5 ;28m)
MXD1_R16: Chris ADCOCK/Imogen BANKIER vs Shintaro IKEDA/Reiko SHIOTA (17-21 21-15 21-16 ;65m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
Disc #2:
MD1_R16: Mads CONRAD-PETERSEN/Jonas RASMUSSEN vs Alvent Yulianto CHANDRA/Hendra Aprida GUNAWAN (22-20 13-21 21-18 ;70m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
MXD2_R16: XU Chen/MA Jin vs FANG Chieh Min/WANG Pei Rong (21-9 21-8 ;26m)
Disc #3:
WS1_R16: WANG Shixian vs Porntip BURANAPRASERTSUK (21-7 21-11 ;33m)
MS2_R16: Peter Hoeg GADE vs Simon SANTOSO (21-18 14-21 21-14 ;80m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
Disc #4:
WS2_R16: Saina NEHWAL vs YIP Pui Yin (21-3 13-5 Retired ;20m)
WD1_R16: Meiliana JAUHARI/Greysia POLII vs Shinta Mulia SARI/YAO Lei (21-13 21-13 ;40m)
MD2_R16: Mathias BOE/Carsten MOGENSEN vs Hirokatsu HASHIMOTO/Noriyasu HIRATA (23-21 21-10 ;42m)
Disc #5:
MS3_R16: Kevin CORDON vs Pablo ABIAN (21-19 19-21 21-17 ;80m) battle of friendship match
Kejutan lainnya terjadi di nomor ganda putera, dimana pasangan Denmark, Conrad/Rasmussen berhasil mengalahkan pasangan unggulan 8 asal Indonesia, Alvent/Hendra. Sebenarnya Alvent/Hendra dapat memenangkan pertandingan tersebut, sayang sekali game 1 yang seharusnya bisa direbut akhirnya lepas. Pertandingan banyak terjadi adu drive, baik lurus maupun silang. Pada game 2, pasangan alvent/hendra berhasil memulai pertandingan dengan sangat baik sehingga unggul banyak poin akhirnya mampu merebut game 2, namun sayang pada game 3, pasangan Denmark gantian memulai pertandingan dengan sempurna sehingga sudah unggul jauh sampai 19-10, harapan sempat terjadi dimana Alvent/Hendra mampu bermain lepas dan meraih poin hingga kedudukan 16-19, namun sayang pasangan Denmark kembali menemukan ritme permainannya dan akhirnya menutup game penentuan ini dengan skor 21-18.
Di pertandingan lainnya pemain Indonesia, Simon Santoso belum berhasil melaju ke babak 8 besar. Langkah di babak 16 besar dihentikan oleh pemain veteran Denmark, Peter Gade. Simon yang gaya permainannya berbeda dengan sebelumnya, seharusnya bisa memenangkan pertandingan tersebut. Peter Gade nampak sudah lelah, dikarenakan Simon selalu memberikan bola bola silang, baik drop shot silang maupun lob serang silang. Gaya permainan yang berbeda dari Simon ini sempat memberikan harapan, di mana pada game 2, Simon benar benar mendikte permainan sehingga Peter Gade dibuat kocar kacir untuk mengembalikan bola silang dari Simon. Namun sayang sekali pada game penentuan, Peter Gade dengan cerdik tidak memberikan kesempatan kepada Simon untuk kembali mengatur permainan, Peter langsung mengubah permainan dengan melakukan serangan, Simon yang tidak menduga Peter berani menyerang, tidak dalam kondisi siap, sehingga pengembalian Simon beberapa kali nyangkut di net ataupun keluar. Peter Gade pun akhirnya melaju ke babak 8 besar.
Di nomor ganda puteri, pasangan Indonesia Meiliana Jauhari/Greysia Polii masih belum menemui kesulitan. Dengan predikat sebagai unggulan ke 8, Meiliana/Greysia terlihat sangat mendominasi pertandingan. Mei/Greysia menaklukan pasangan Singapura, Shinta Mulia Sari/Yao Lei dengan skor meyakinkan 21-13, 21-13.
Partai terakhir yang ditunggu tunggu oleh publik Inggris adalah pertarungan antara 2 pembunuh raksasa dari Guatemala, Kevin Cordon dan pemain asal Spanyol, Pablo Abian.
Pertandingan tersebut patut dijuluki "The Battle of Friendship", dimana kedua pemain tersebut sebenarnya adalah dua pemain yang selalu berlatih bersama sejak maret lalu di kamp latihan tim Spanyol. Kevin Cordon berhasil membuat sejarah baru untuk Guatemala di kejuaraan bulu tangkis dunia. Pemain Spanyol Pablo Abian menjadi korban Cordon berikutnya di Wembley Arena. Kedua pemain yang terlihat sudah saling mengenal masing masing gaya permainannya, sehingga pertandingan berlangsung dengan sangat ketat. Namun akhirnya Cordon berhasil menaklukan Abian dengan 3 game.
Cordon, yang mengalahkan unggulan kelima Chen Long dari China pada hari pertama, nanti bertemu Malaysia Lee Chong Wei, pemain peringkat nomor 1 dunia saat ini.
"Saya sangat senang - dan sangat lelah," kata Cordon wartawan. "Itu luar biasa keras, saya hanya mencoba untuk meraih poin seakan akan poin tersebut adalah poin terkahir."
"Tentu saja Chong Wei pemain nomor satu dunia tapi saya tidak akan merasa kalah dulu sebelum pertandingan, seakan akan saya tidak bisa menang," tambah Cordon.
Semangat yang sepatutnya ditiru oleh pemain pemain muda Indonesia!!!
Berikut adalah DVD pertandingan yang sudah dapat dipesan:
Round 16:
Disc #1:
MS1_R16: LEE Chong Wei vs PARK Sung Hwan (21-10 21-5 ;28m)
MXD1_R16: Chris ADCOCK/Imogen BANKIER vs Shintaro IKEDA/Reiko SHIOTA (17-21 21-15 21-16 ;65m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
Disc #2:
MD1_R16: Mads CONRAD-PETERSEN/Jonas RASMUSSEN vs Alvent Yulianto CHANDRA/Hendra Aprida GUNAWAN (22-20 13-21 21-18 ;70m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
MXD2_R16: XU Chen/MA Jin vs FANG Chieh Min/WANG Pei Rong (21-9 21-8 ;26m)
Disc #3:
WS1_R16: WANG Shixian vs Porntip BURANAPRASERTSUK (21-7 21-11 ;33m)
MS2_R16: Peter Hoeg GADE vs Simon SANTOSO (21-18 14-21 21-14 ;80m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
Disc #4:
WS2_R16: Saina NEHWAL vs YIP Pui Yin (21-3 13-5 Retired ;20m)
WD1_R16: Meiliana JAUHARI/Greysia POLII vs Shinta Mulia SARI/YAO Lei (21-13 21-13 ;40m)
MD2_R16: Mathias BOE/Carsten MOGENSEN vs Hirokatsu HASHIMOTO/Noriyasu HIRATA (23-21 21-10 ;42m)
Disc #5:
MS3_R16: Kevin CORDON vs Pablo ABIAN (21-19 19-21 21-17 ;80m) battle of friendship match
Kejutan kembali terjadi pada babak 8 besar, pasangan unggulan 4 dari Malaysia yang juga runner up tahun lalu, Koo Kien Keat/Tan Boon Heong tumbang pada pasangan nomor dua Korea, Yoo Yeon Seong/Ko Sung Hyun. Pertandingan yang semula berlangsung ketat, akhirnya berhasil didominasi pasangan Korea, Koo/Tan kalah 21-17, 21-13
Ganda puteri Indonesia yang turun kali ini Meiliana Jauhari/Greysia Polii, tidak berhasil memanfaatkan momentum yang ada, sempat memberikan perlawan pada awal game 1, namun kendor dan sedikit kehilangan ritme permainan, sehingga menyerah pada pasangan Jepang, Miyuki Maeda/Satoko Suetsuna 21-15.
Pada game 2, sempat unggul sampai skor 12-10, tetapi kembali pasangan Jepang, Maeda/Suetsuna berhasil menguasai keadaan dan akhirnya menutup game 2 dengan skor 21-17.
Sedangkan pemain unggulan lainnya seperti Lee Chong Wei, Wang Xin dan pasangan nomor satu dunia saat ini, Cai Yun/Fu Haifeng masih belum menemui kesulitan, dan berhasil melaju ke babak semifinal.
Berikut adalah DVD pertandingan yang sudah siap:
Quarter Final:
Disc #1:
MD1_QF: KO Sung Hyun/YOO Yeon Seong vs KOO Kien Keat/TAN Boon Heong (21-17 21-13 ;45m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
MS1_QF: LEE Chong Wei vs Kevin CORDON (21-7 21-13 ;28m)
WS1_QF: WANG Xin vs Saina NEHWAL (21-15 21-10 ;35m)
Disc #2:
WD_QF: Miyuki MAEDA/Satoko SUETSUNA vs Meiliana JAUHARI/Greysia POLII (21-15 21-17 ;55m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
MD2_QF: CAI Yun/FU Haifeng vs Mads CONRAD-PETERSEN/Jonas RASMUSSEN (21-10 21-13 ;40m)
Ganda puteri Indonesia yang turun kali ini Meiliana Jauhari/Greysia Polii, tidak berhasil memanfaatkan momentum yang ada, sempat memberikan perlawan pada awal game 1, namun kendor dan sedikit kehilangan ritme permainan, sehingga menyerah pada pasangan Jepang, Miyuki Maeda/Satoko Suetsuna 21-15.
Pada game 2, sempat unggul sampai skor 12-10, tetapi kembali pasangan Jepang, Maeda/Suetsuna berhasil menguasai keadaan dan akhirnya menutup game 2 dengan skor 21-17.
Sedangkan pemain unggulan lainnya seperti Lee Chong Wei, Wang Xin dan pasangan nomor satu dunia saat ini, Cai Yun/Fu Haifeng masih belum menemui kesulitan, dan berhasil melaju ke babak semifinal.
Berikut adalah DVD pertandingan yang sudah siap:
Quarter Final:
Disc #1:
MD1_QF: KO Sung Hyun/YOO Yeon Seong vs KOO Kien Keat/TAN Boon Heong (21-17 21-13 ;45m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
MS1_QF: LEE Chong Wei vs Kevin CORDON (21-7 21-13 ;28m)
WS1_QF: WANG Xin vs Saina NEHWAL (21-15 21-10 ;35m)
Disc #2:
WD_QF: Miyuki MAEDA/Satoko SUETSUNA vs Meiliana JAUHARI/Greysia POLII (21-15 21-17 ;55m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
MD2_QF: CAI Yun/FU Haifeng vs Mads CONRAD-PETERSEN/Jonas RASMUSSEN (21-10 21-13 ;40m)
Pasangan ganda campuran terkuat Indonesia saat ini, Tantowi Ahmad/Lilyana Natsir kembali meminta korban. Pasangan Denmark, Joachim Fischer/Christina Pedersen tidak mampu menahan gempuran dari Tantowi Ahmad yang bermain sangat cemerlang, dipancing dengan netting tipis maupun silang dari Lilyana Natsir, Tantowi Ahmad terlihat sangat nyaman melakukan serangan baik kepada Fischer maupun Pedersen. Pasangan Indonesia yang grafik penampilannya semakin meningkat akhirnya memenangkan pertandingan dengan skor 21-12 21-13.
Pada nomor tunggal putera terjadi pertandingan kelas dunia, Pemain Jepang Sho Sasaki walaupun harus mengakui keunggulan juara olimpiade 2008, Lin Dan, namun berhasil mengeluarkan penampilan terbaiknya, beberapa kali smash tajam Lin Dan mampu diantisipasi dengan baik sehingga pertandingan tersebut sangat menghibur dan penonton terlihat menikmatinya.
Harapan terakhir publik Inggris, Chris Adcock/Imogen Bankier kembali membuat kejutan besar. Memasuki lapangan pertandingan dengan keyakinan yang sangat tinggi, pasangan non unggulan tersebut mampu membuat pasangan China, Tao Jiaming/Tian Qing tidak dapat mengeluarkan penampilan terbaiknya. Beberapa kali Tian Qing di serang Chris Adcock dan tidak mampu mengembalikannya. Sepanjang pertandingan pasangan Adcock/Bankier selalu unggul, sehingga Tao/Tian tidak mampu keluar dari tekanan, dan akhirnya pasangan Adcock/Bankier tersebut mencetak sejarah bagi mereka untuk pertama kalinya tampil di semifinal kejuaraan dunia.
Pertandingan paling seru terjadi pada nomor terakhir yang dipertandingkan yaitu antara Peter Gade vs Nguyen Tien Minh. Nguyen yang berambisi untuk masuk ke semifinal untuk pertama kalinya, terlihat sangat yakin akan mengalahkan Peter Gade, terbukti pada game 1, Nguyen tidak memberikan kesempatan sedikitpun kepada Peter Gade untuk mengembangkan permainannya, Nguyen menutup game 1 dengan 21-17. Pada game 2, terjadi pertarungan yang amat ketat, dimana terjadi susul menyusul angka, sampai dengan skor 19-19, namun mental juara Peter Gade memberikan keuntungan pada dirinya dan akhirnya mengambil game 2, 21-19. Pada Game 3, terlihat Nguyen mulai kehilangan kepercayaan diri sehingga akhirnya menyerah dengan skor 21-13.
Berikut adalah DVD pertandingan yang sudah siap:
Quarter Final:
Disc #3:
MXD1_QF: Tantowi AHMAD/Liliyana NATSIR vs Joachim FISCHER NIELSEN/Christinna PEDERSEN (21-12 21-13 ;45m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
MS2_QF: LIN Dan vs Sho SASAKI (21-14 21-16 ;50m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
Disc #4:
MXD2_QF: Chris ADCOCK/Imogen BANKIER vs Tao JIAMING/Tian Qing (21-16 21-18 ;50m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
WS2_QF: WANG Yihan vs PI Hongyan (21-14 21-16 ;44m)
Disc #5:
MS3_QF: Peter Hoeg GADE vs Nguyen Tien Minh (17-21 21-19 21-13 ;90m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
Pada nomor tunggal putera terjadi pertandingan kelas dunia, Pemain Jepang Sho Sasaki walaupun harus mengakui keunggulan juara olimpiade 2008, Lin Dan, namun berhasil mengeluarkan penampilan terbaiknya, beberapa kali smash tajam Lin Dan mampu diantisipasi dengan baik sehingga pertandingan tersebut sangat menghibur dan penonton terlihat menikmatinya.
Harapan terakhir publik Inggris, Chris Adcock/Imogen Bankier kembali membuat kejutan besar. Memasuki lapangan pertandingan dengan keyakinan yang sangat tinggi, pasangan non unggulan tersebut mampu membuat pasangan China, Tao Jiaming/Tian Qing tidak dapat mengeluarkan penampilan terbaiknya. Beberapa kali Tian Qing di serang Chris Adcock dan tidak mampu mengembalikannya. Sepanjang pertandingan pasangan Adcock/Bankier selalu unggul, sehingga Tao/Tian tidak mampu keluar dari tekanan, dan akhirnya pasangan Adcock/Bankier tersebut mencetak sejarah bagi mereka untuk pertama kalinya tampil di semifinal kejuaraan dunia.
Pertandingan paling seru terjadi pada nomor terakhir yang dipertandingkan yaitu antara Peter Gade vs Nguyen Tien Minh. Nguyen yang berambisi untuk masuk ke semifinal untuk pertama kalinya, terlihat sangat yakin akan mengalahkan Peter Gade, terbukti pada game 1, Nguyen tidak memberikan kesempatan sedikitpun kepada Peter Gade untuk mengembangkan permainannya, Nguyen menutup game 1 dengan 21-17. Pada game 2, terjadi pertarungan yang amat ketat, dimana terjadi susul menyusul angka, sampai dengan skor 19-19, namun mental juara Peter Gade memberikan keuntungan pada dirinya dan akhirnya mengambil game 2, 21-19. Pada Game 3, terlihat Nguyen mulai kehilangan kepercayaan diri sehingga akhirnya menyerah dengan skor 21-13.
Berikut adalah DVD pertandingan yang sudah siap:
Quarter Final:
Disc #3:
MXD1_QF: Tantowi AHMAD/Liliyana NATSIR vs Joachim FISCHER NIELSEN/Christinna PEDERSEN (21-12 21-13 ;45m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
MS2_QF: LIN Dan vs Sho SASAKI (21-14 21-16 ;50m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
Disc #4:
MXD2_QF: Chris ADCOCK/Imogen BANKIER vs Tao JIAMING/Tian Qing (21-16 21-18 ;50m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
WS2_QF: WANG Yihan vs PI Hongyan (21-14 21-16 ;44m)
Disc #5:
MS3_QF: Peter Hoeg GADE vs Nguyen Tien Minh (17-21 21-19 21-13 ;90m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
Lee Chong Wei semakin dekat dengan impiannya untuk menjuarai Kejuaraan Dunia untuk pertama kalinya. Korban Lee Chong Wei kali adalah Juara Bertahan tahun lalu asal China, Chen Jin. Permainan Lee Chong Wei yang sejak menjuarai All England 2010 menunjukan peningkatan yang amat signifikan. Tidak seperti sebelum2nya, dimana Lee Chong Wei dapat dengan mudah menjuarai turnamen2 reguler, namun selalu menemui kesulitan ketika turun di turnamen besar seperti All England ataupun Kejuaraan Dunia. Berbekal dengan latihan yang teratur dan menjaga kondisi tubuhnya, tidak mengherankan apabila Lee Chong Wei sekarang selalu masuk ke Lapangan dengan penuh percaya diri. Selama turnamen ini berlangsung, Lee Chong Wei belum kehilangan 1 game pun, dan angka yang diraih lawan2nya pun jarang di atas angka 15. Lee menundukan Chen Jin dengan skor 21-13, 21-9
Perjalanan ganda putera Indonesia, Bona/Ahsan akhirnya harus terhenti di babak semifinal. menghadapi pasangan nomor dua korea, Yoo Yeon Seong/Ko Sung Hyun, sebenarnya level kedua pasangan sangat berimbang, maka tidak mengherankan apabila pertandingan pun berjalan dengan ketat. Perburuan angka satu poin demi satu poin diperagakan oleh kedua pasangan, namun tampaknya dewi fortuna belum berpihak pada ganda Indonesia, pada skor2 kritis ganda korea mampu mengambil poin dan akhirnya menutup perlawanan Bona/Ahsan dengan skor 21-19, 21-17
Berikut adalah dvd pertandingan yang sudah siap:
Semi Final:
Disc #1:
MXD1_SF: ZHANG Nan/ZHAO Yunlei vs XU Chen/MA Jin (21-17 0-0 Retired ;27m)
WS1_SF: WANG Yihan vs WANG Xin (21-14 21-15 ;42m)
Disc #2:
MS1_SF: LEE Chong Wei vs CHEN Jin (21-13 21-9 ;50m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
WD1_SF: WANG Xiaoli/YU Yang vs Miyuki MAEDA/Satoko SUETSUNA (21-8 21-15 ;46m)
Disc #3:
MD1_SF: KO Sung Hyun/YOO Yeon Seong vs Mohammad AHSAN/Bona SEPTANO (21-19 21-17 ;50m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
Perjalanan ganda putera Indonesia, Bona/Ahsan akhirnya harus terhenti di babak semifinal. menghadapi pasangan nomor dua korea, Yoo Yeon Seong/Ko Sung Hyun, sebenarnya level kedua pasangan sangat berimbang, maka tidak mengherankan apabila pertandingan pun berjalan dengan ketat. Perburuan angka satu poin demi satu poin diperagakan oleh kedua pasangan, namun tampaknya dewi fortuna belum berpihak pada ganda Indonesia, pada skor2 kritis ganda korea mampu mengambil poin dan akhirnya menutup perlawanan Bona/Ahsan dengan skor 21-19, 21-17
Berikut adalah dvd pertandingan yang sudah siap:
Semi Final:
Disc #1:
MXD1_SF: ZHANG Nan/ZHAO Yunlei vs XU Chen/MA Jin (21-17 0-0 Retired ;27m)
WS1_SF: WANG Yihan vs WANG Xin (21-14 21-15 ;42m)
Disc #2:
MS1_SF: LEE Chong Wei vs CHEN Jin (21-13 21-9 ;50m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
WD1_SF: WANG Xiaoli/YU Yang vs Miyuki MAEDA/Satoko SUETSUNA (21-8 21-15 ;46m)
Disc #3:
MD1_SF: KO Sung Hyun/YOO Yeon Seong vs Mohammad AHSAN/Bona SEPTANO (21-19 21-17 ;50m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
Kejutan besar kembali mewarnai turnamen bulutangkis dunia ini, pasangan non unggulan, Chris Adcock/Imogen Bankier kembali menunjukan performa yang terus meningkat dari hari ke hari. Pasangan Indonesia yang menjadi lawannya di semi final, Tantowi Ahmad/Lilyana Natsir tidak mampu meredam permainan taktis dari Adcock/Bankier. Bintang lapangan pada pertandingan tersebut adalah Imogen Bankier, permainannya di depan net kerap membuat pasangan Indonesia tidak dapat menduga arah pukulannya. Beberapa kali Bankier dengan sukses memotong bola Lilyana maupun Tantowi. Di lain pihak, pasangan Indonesia tidak mampu mengeluarkan kemampuan terbaiknya, Tantowi yang pada babak sebelumnya sangat perkasa dengan smash tajamnya, pada pertandingan ini tidak keluar. Beberapa kali smash-nya mampu dikembalikan baik Adcock maupun Bankier. Keadaan yang tidak menguntungkan ini dimanfaatkan oleh pasangan Adcock/Bankier ini, terutama Imogen Bankier yang sangat cerdik sekali menempatkan bola yang sulit dijangkau ataupun ditebak oleh pasangan Indonesia. Pertandingan yang berjalan sangat menarik ini berakhir dengan skor 21-16, 21-19 untuk kemenangan Adcock/Bankier.
Pada nomor tunggal putera, 2 pemain yang sudah kenyang pengalaman di dunia bulutangkis, Lin Dan dan Peter Gade menyuguhkan pertandingan kelas dunia kepada penonton di wembley arena, terutama pada game 1. Pertemuan ke 18 bagi kedua pemain ini menjadikan rekor tersendiri di dunia badminton. Peter Gade yang sangat berambisi mengalahkan Lin Dan, memulai pertandingan dengan sempurna dan unggul hingga 6-1. Namun yang dihadapinya kali ini adalah salah satu pemain terbesar di sejarah dunia bulutangkis, Lin Dan, yang dengan sabar meladeni permainan Gade berhasil menyusul bahkan unggul 8-6, selanjutnya pertandingan mulai berlangsung dengan sangat ketat, susul menyusul poin terjadi hingga poin 20-20, dengan tingkat ketegangan yang amat tinggi, kedua pemain saling berbagi game point, namun akhirnya Peter Gade mampu menutup game 2 dengan skor 24-22.
Pada 2 game selanjutnya, Lin Dan menunjukan kapasitasnya sebagai juara dunia 3x berturut turut dengan menguasai sepenuhnya jalannya pertandingan. Lin Dan akhirnya mengakhiri perlawanan Peter Gade dengan skor 21-7, 21-15.
Pertandingan lainnya yang ditunggu tunggu oleh para pecinta bulutangkis di seluruh dunia adalah pertandingan antara dua pasangan terbaik di dunia saat ini, Cai Yun/Fu Haifeng vs Lee Yong Dae/Jung Jae Sung. Cai/Fu yang merupakan peraih gelar juara dunia ganda putera terbanyak (3x) tampil sangat meyakinkan. Dua kekalahan secara beruntun yang dialami Cai/Fu di arena Asian Games 2010 tampaknya benar2 menjadi pelajaran bagi Cai/Fu untuk menghadapi Lee/Jung. Pertandingan yang semula berlangsung sangat ketat hingga skor 13-13, sedikit demi sedikit mulai dikuasai oleh Cai/Fu. Dengan smash tajam dan drive yang cepat, Cai/Fu menutup dengan 21-18. Selanjutnya Cai/Fu samasekali tidak memberikan kesempatan sedikitpun kepada Lee/Jung untuk mengembangkan permainannya, sejak awal game 2, Cai/Fu selalu unggul dalam perolehan angka hingga akhirnya dimenangkan dengan skor 21-14.
Berikut adalah DVD pertandingan yang sudah siap:
Disc #4:
WS2_SF: CHENG Shao Chieh vs Juliane SCHENK (21-18 21-6 ;40m)
WD2_F: TIAN Qing/ZHAO Yunlei vs Jwala GUTTA/Ashwini PONNAPPA (21-14 21-16 :45m)
Disc #5:
MXD2_SF: Chris ADCOCK/Imogen BANKIER vs Tantowi AHMAD/Liliyana NATSIR (21-16 21-19 ;50m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
Disc #6:
MS2_SF: LIN Dan vs Peter Hoeg GADE (22-24 21-7 21-15 ;75m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
Disc #7:
MD2_SF: CAI Yun/FU Haifeng vs JUNG Jae Sung/LEE Yong Dae (21-18 21-14 ;55) videobulutangkis.com’s highly recommended match
Pada nomor tunggal putera, 2 pemain yang sudah kenyang pengalaman di dunia bulutangkis, Lin Dan dan Peter Gade menyuguhkan pertandingan kelas dunia kepada penonton di wembley arena, terutama pada game 1. Pertemuan ke 18 bagi kedua pemain ini menjadikan rekor tersendiri di dunia badminton. Peter Gade yang sangat berambisi mengalahkan Lin Dan, memulai pertandingan dengan sempurna dan unggul hingga 6-1. Namun yang dihadapinya kali ini adalah salah satu pemain terbesar di sejarah dunia bulutangkis, Lin Dan, yang dengan sabar meladeni permainan Gade berhasil menyusul bahkan unggul 8-6, selanjutnya pertandingan mulai berlangsung dengan sangat ketat, susul menyusul poin terjadi hingga poin 20-20, dengan tingkat ketegangan yang amat tinggi, kedua pemain saling berbagi game point, namun akhirnya Peter Gade mampu menutup game 2 dengan skor 24-22.
Pada 2 game selanjutnya, Lin Dan menunjukan kapasitasnya sebagai juara dunia 3x berturut turut dengan menguasai sepenuhnya jalannya pertandingan. Lin Dan akhirnya mengakhiri perlawanan Peter Gade dengan skor 21-7, 21-15.
Pertandingan lainnya yang ditunggu tunggu oleh para pecinta bulutangkis di seluruh dunia adalah pertandingan antara dua pasangan terbaik di dunia saat ini, Cai Yun/Fu Haifeng vs Lee Yong Dae/Jung Jae Sung. Cai/Fu yang merupakan peraih gelar juara dunia ganda putera terbanyak (3x) tampil sangat meyakinkan. Dua kekalahan secara beruntun yang dialami Cai/Fu di arena Asian Games 2010 tampaknya benar2 menjadi pelajaran bagi Cai/Fu untuk menghadapi Lee/Jung. Pertandingan yang semula berlangsung sangat ketat hingga skor 13-13, sedikit demi sedikit mulai dikuasai oleh Cai/Fu. Dengan smash tajam dan drive yang cepat, Cai/Fu menutup dengan 21-18. Selanjutnya Cai/Fu samasekali tidak memberikan kesempatan sedikitpun kepada Lee/Jung untuk mengembangkan permainannya, sejak awal game 2, Cai/Fu selalu unggul dalam perolehan angka hingga akhirnya dimenangkan dengan skor 21-14.
Berikut adalah DVD pertandingan yang sudah siap:
Disc #4:
WS2_SF: CHENG Shao Chieh vs Juliane SCHENK (21-18 21-6 ;40m)
WD2_F: TIAN Qing/ZHAO Yunlei vs Jwala GUTTA/Ashwini PONNAPPA (21-14 21-16 :45m)
Disc #5:
MXD2_SF: Chris ADCOCK/Imogen BANKIER vs Tantowi AHMAD/Liliyana NATSIR (21-16 21-19 ;50m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
Disc #6:
MS2_SF: LIN Dan vs Peter Hoeg GADE (22-24 21-7 21-15 ;75m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
Disc #7:
MD2_SF: CAI Yun/FU Haifeng vs JUNG Jae Sung/LEE Yong Dae (21-18 21-14 ;55) videobulutangkis.com’s highly recommended match
LIN DAN tetaplah LIN DAN, Cuma ada satu pemain di dunia yang mempunyai prestasi paling lengkap, bukan Lee Chong Wei, bukan Peter Gade ataupun pemain pemain masa lalu seperti Yang Yang, Zhao Jianhua, Morten Frost dll, dia adalah LIN DAN.
Final Tunggal Putera kejuaraan dunia 2011 ini mempertemukan 2 pemain paling terbaik di dunia saat ini, yaitu pemain yang saat ini penampilannya menanjak terus sejak awal tahun ini, Lee Chong Wei dan pemain dengan prestasi paling lengkap di dunia saat ini, Lin Dan.
Pertandingan yang mungkin bisa disebut “PERTANDINGAN TERBAIK TUNGGAL PUTERA SEPANJANG MASA” berlangsung dengan sangat ketat. Kedua pemain yang sudah saling mengenal permainan masing2, benar2 mengeluarkan seluruh kemampuannya. Lee Chong Wei, yang disebut sebut sebagai pemain dengan skill paling komplet, terlihat baru kali ini menemui lawan yang seimbang sejak turnamen ini berlangsung, sebelumnya selalu menang mudah dan tidak ada yang bisa mengimbangi kecepatan dan smash silangnya. Namun kali ini, Lin Dan seakan ingin membuktikan bahwa dia belum habis dan masih bisa bersaing dengan Lee Chong Wei, pertandingan “KELAS SUPER DUNIA” ini berlangsung dalam 3 game yang amat ketat, yang akhirnya dimenangkan oleh LIN DAN dengan sangat dramatis, dikarenakan pada game 3, Lee Chong Wei mendapatkan 2x kesempatan “match point”, namun berhasil diredam oleh Lin Dan. Lin Dan pun meraih gelar juara dunia-nya yang ke 4, yang bisa jadi tidak mungkin disamakan oleh pemain dari manapun.
Final Tunggal Putera kejuaraan dunia 2011 ini mempertemukan 2 pemain paling terbaik di dunia saat ini, yaitu pemain yang saat ini penampilannya menanjak terus sejak awal tahun ini, Lee Chong Wei dan pemain dengan prestasi paling lengkap di dunia saat ini, Lin Dan.
Pertandingan yang mungkin bisa disebut “PERTANDINGAN TERBAIK TUNGGAL PUTERA SEPANJANG MASA” berlangsung dengan sangat ketat. Kedua pemain yang sudah saling mengenal permainan masing2, benar2 mengeluarkan seluruh kemampuannya. Lee Chong Wei, yang disebut sebut sebagai pemain dengan skill paling komplet, terlihat baru kali ini menemui lawan yang seimbang sejak turnamen ini berlangsung, sebelumnya selalu menang mudah dan tidak ada yang bisa mengimbangi kecepatan dan smash silangnya. Namun kali ini, Lin Dan seakan ingin membuktikan bahwa dia belum habis dan masih bisa bersaing dengan Lee Chong Wei, pertandingan “KELAS SUPER DUNIA” ini berlangsung dalam 3 game yang amat ketat, yang akhirnya dimenangkan oleh LIN DAN dengan sangat dramatis, dikarenakan pada game 3, Lee Chong Wei mendapatkan 2x kesempatan “match point”, namun berhasil diredam oleh Lin Dan. Lin Dan pun meraih gelar juara dunia-nya yang ke 4, yang bisa jadi tidak mungkin disamakan oleh pemain dari manapun.
Sejarah juga terjadi pada nomor ganda putera, Pasangan Cai Yun/Fu Haifeng juga meraih gelar juara dunia-nya yang ke 4, dengan mengalahkan pasangan korea Ko Sung Hyun/Yoo Yeon Seong. Pertandingan yang juda berjalan dengan sangat menarik, berhasil dimenangkan oleh Cai Yun/Fu Haifeng 24-22, 21-16.
Impian Publik Inggris untuk meraih gelar juara dunia akhirnya tidak menjadi kenyataan. Pasangan Chris Adcock/Imogen Bankier yang pada babak sebelumnya bermain sesuai taktik dan strategi yang dijalankan, kali ini tidak berjalan dengan baik ketika menghadapi Pasangan nomor satu dunia, Zhang Nan/Zhao Yunlei. Bankier yang sebelumnya bermain sangat baik di depan net, kali ini menemui kesulitan menghadapi Zhao Yunlei, yang pantas disebut Bintang Lapangan kali ini. Beberapa kali Zhao Yunlei berhasil mengantisipasi bola2 Bankier maupun drive dari Chris Adcock, sehingga memudahkan Zhang Nan untuk melancarkan serangan. Pertandingan yang penuh riuh dukungan penonton di wembley arena akhrinya dimenangkan oleh Zhang Nan/Zhao Yunlei dengan skor 21-16, 21-7.
Dengan demikian, Tim Bulutangkis China kembali melakukan aksi sapu bersih gelar juara dunia setelah sebelumnya pasangan Wang Xiaoli/Yu Yang dan Pemain tunggal puteri Wang Yihan juga memenangkan pertandingan mereka.
Secara keseluruhan semua pertandingan yang berlangsung berjalan dengan menarik dan menghibur publik Inggris yang dalam beberapa hari terakhir diguncang kerusuhan.
Berikut adalah DVD pertandingan yang sudah siap:
Final:
Disc #1:
WD_F: WANG Xiaoli/YU Yang YU vs TIAN Qing/ZHAO Yunlei (22-20 21-11 ;50m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
Disc #2:
MS_F: LIN Dan vs LEE Chong Wei (20-22 21-14 23-21 ;92m) SUPER WORLD CLASS MATCH
Disc #3:
WS_F: WANG Yihan vs CHENG Shao Chieh (21-15 21-10 ;50m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
Disc #4:
MD_F: CAI Yun/FU Haifeng vs KO Sung Hyun/YOO Yeon Seong (24-22 21-16 ;55m) very entertaining match
Disc #5:
MXD_F: ZHANG Nan/ZHAO Yunlei vs Chris ADCOCK/Imogen BANKIER (21-15 21-7 ;49m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
Harga 1 dvd=30 ribu, belum termasuk ongkos kirim. Seperti biasa, bagi yang berminat, silakan langsung kirim sms atau email, dengan disertakan alamat pengirimannya, jadi saya bisa langsung totalkan biayanya.
Hubungi:
Irwan (HP: 0813-88111811/call-sms)
YM: video_bulutangkis
E-mail: videobulutangkis@gmail.com
Pembayaran via atm BCA, MANDIRI, BNI, BRI atau CIMB NIAGA.
Pengiriman melalui TIKI atau TIKIJNE.
Terima Kasih.
Dengan demikian, Tim Bulutangkis China kembali melakukan aksi sapu bersih gelar juara dunia setelah sebelumnya pasangan Wang Xiaoli/Yu Yang dan Pemain tunggal puteri Wang Yihan juga memenangkan pertandingan mereka.
Secara keseluruhan semua pertandingan yang berlangsung berjalan dengan menarik dan menghibur publik Inggris yang dalam beberapa hari terakhir diguncang kerusuhan.
Berikut adalah DVD pertandingan yang sudah siap:
Final:
Disc #1:
WD_F: WANG Xiaoli/YU Yang YU vs TIAN Qing/ZHAO Yunlei (22-20 21-11 ;50m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
Disc #2:
MS_F: LIN Dan vs LEE Chong Wei (20-22 21-14 23-21 ;92m) SUPER WORLD CLASS MATCH
Disc #3:
WS_F: WANG Yihan vs CHENG Shao Chieh (21-15 21-10 ;50m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
Disc #4:
MD_F: CAI Yun/FU Haifeng vs KO Sung Hyun/YOO Yeon Seong (24-22 21-16 ;55m) very entertaining match
Disc #5:
MXD_F: ZHANG Nan/ZHAO Yunlei vs Chris ADCOCK/Imogen BANKIER (21-15 21-7 ;49m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
Harga 1 dvd=30 ribu, belum termasuk ongkos kirim. Seperti biasa, bagi yang berminat, silakan langsung kirim sms atau email, dengan disertakan alamat pengirimannya, jadi saya bisa langsung totalkan biayanya.
Hubungi:
Irwan (HP: 0813-88111811/call-sms)
YM: video_bulutangkis
E-mail: videobulutangkis@gmail.com
Pembayaran via atm BCA, MANDIRI, BNI, BRI atau CIMB NIAGA.
Pengiriman melalui TIKI atau TIKIJNE.
Terima Kasih.
Minggu, 26 Juni 2011
Indonesia Open Superseries Premier 2011
I-N-D-O-N-E-S-I-A !!!
Begitulah kira2 yang membahana di Istora Senayan ketika pemain pemain Indonesia bertanding. Tidak peduli sudah lelah atau pegal karena duduk terus di bangku sejak pagi hari, sampai malam-pun ketika para pemain Indonesia turun bertanding, teriakan teriakan yang memompa semangat terus menggema, para pecinta bulutangkis Indonesia sudah tidak sabar lagi untuk melihat kebangkitan prestasi Bulutangkis Indonesia.
Pertandingan babak 16 besar yang baru saja berakhir beberapa jam yang lalu, ada beberapa pertandingan yang disiarkan oleh TV.
Pada partai pertama, pasangan Tantowi Ahmad/Lilyana Natsir semakin menunjukan kelasnya sebagai salah satu pasangan ganda campuran terbaik di dunia saat ini, dengan bermain taktis dan konsisten, mereka berhasil menumbangkan pasangan Jepang, Shoji Sato/Shizuko Matsuo dengan 2 game langsung.
Kejutan terbesar terjadi pada partai kedua, dimana Pasangan muda Indonesia, Angga Pratama/Ryan Agung Saputra berhasil membuat kejutan dengan mengalahkan pasangan terkuat Korea, Lee Yong Dae/Jung Jae Sung dengan 2 game langsung juga.
Pada partai ketiga, Taufik Hidayat berhasil memenuhi keinginan para penggemar badminton Indonesia untuk mengalahkan pemain China, Bao Chunlai. Taufik dengan sabar berusaha menurunkan bola dengan selalu menempatkan shuttlecock tipis di bibir net, sehingga Bao Chunlai beberapa kali terpaksa mengangkat bola yang sudah ditunggu Taufik untuk melancarkan serangan, Taufik pun berhasil meredam perlawanan Bao dengan 2 game langsung.
Bagi yang tadi tidak sempat menyaksikan pertandingan bersejarah dimana para pebulutangkis Indonesia berhasil mengalahkan lawan lawannya, sekarang sudah bisa memesan dvd-nya.
Round 16:
Disc #1:
MXD_R16: Tantowi AHMAD/Liliyana NATSIR vs Shoji SATO/Shizuka MATSUO (21-8 21-12 / 40m)
Disc #2:
MD_R16: Angga PRATAMA/Ryan Agung SAPUTRA vs JUNG Jae Sung/LEE Yong Dae (21-17 21-17 / 40m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
Disc #3:
MS_R16: Taufik HIDAYAT vs BAO Chunlai (21-19 25-23 / 60m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
Disc #1:
WS_R16: Tine BAUN vs Ayane KURIHARA (21-12 21-16 / 40m)
WD_R16: Meiliana JAUHARI/Greysia POLII vs Jwala GUTTA/Ashwini PONNAPPA (22-20 18-21 21-18 / 45m) *1
Noted *1=Pertandingan hanya Game 1 & 2, karena keterbatasan waktu siaran
Begitulah kira2 yang membahana di Istora Senayan ketika pemain pemain Indonesia bertanding. Tidak peduli sudah lelah atau pegal karena duduk terus di bangku sejak pagi hari, sampai malam-pun ketika para pemain Indonesia turun bertanding, teriakan teriakan yang memompa semangat terus menggema, para pecinta bulutangkis Indonesia sudah tidak sabar lagi untuk melihat kebangkitan prestasi Bulutangkis Indonesia.
Pertandingan babak 16 besar yang baru saja berakhir beberapa jam yang lalu, ada beberapa pertandingan yang disiarkan oleh TV.
Pada partai pertama, pasangan Tantowi Ahmad/Lilyana Natsir semakin menunjukan kelasnya sebagai salah satu pasangan ganda campuran terbaik di dunia saat ini, dengan bermain taktis dan konsisten, mereka berhasil menumbangkan pasangan Jepang, Shoji Sato/Shizuko Matsuo dengan 2 game langsung.
Kejutan terbesar terjadi pada partai kedua, dimana Pasangan muda Indonesia, Angga Pratama/Ryan Agung Saputra berhasil membuat kejutan dengan mengalahkan pasangan terkuat Korea, Lee Yong Dae/Jung Jae Sung dengan 2 game langsung juga.
Pada partai ketiga, Taufik Hidayat berhasil memenuhi keinginan para penggemar badminton Indonesia untuk mengalahkan pemain China, Bao Chunlai. Taufik dengan sabar berusaha menurunkan bola dengan selalu menempatkan shuttlecock tipis di bibir net, sehingga Bao Chunlai beberapa kali terpaksa mengangkat bola yang sudah ditunggu Taufik untuk melancarkan serangan, Taufik pun berhasil meredam perlawanan Bao dengan 2 game langsung.
Bagi yang tadi tidak sempat menyaksikan pertandingan bersejarah dimana para pebulutangkis Indonesia berhasil mengalahkan lawan lawannya, sekarang sudah bisa memesan dvd-nya.
Round 16:
Disc #1:
MXD_R16: Tantowi AHMAD/Liliyana NATSIR vs Shoji SATO/Shizuka MATSUO (21-8 21-12 / 40m)
Disc #2:
MD_R16: Angga PRATAMA/Ryan Agung SAPUTRA vs JUNG Jae Sung/LEE Yong Dae (21-17 21-17 / 40m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
Disc #3:
MS_R16: Taufik HIDAYAT vs BAO Chunlai (21-19 25-23 / 60m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
Disc #1:
WS_R16: Tine BAUN vs Ayane KURIHARA (21-12 21-16 / 40m)
WD_R16: Meiliana JAUHARI/Greysia POLII vs Jwala GUTTA/Ashwini PONNAPPA (22-20 18-21 21-18 / 45m) *1
Noted *1=Pertandingan hanya Game 1 & 2, karena keterbatasan waktu siaran
Tidak Perlu Takut dengan Pemain China....
Mungkin itulah yang ada di benak pasangan ganda campuran Indonesia, Tantowi Ahmad/Lilyana Natsir. Dari sekian banyak pasangan ganda campuran tangguh dari negeri China, satu per satu ditundukkan dengan 2 game langsung, pasangan terakhir yang ditaklukan Tantowi/Lilyana dalam 2 minggu terakhir ini adalah peraih medali perunggu Olimpiade Beijing 2008, He Hanbin/Yu Yang. Dengan mental dan strategi yang tepat, pasangan Indonesia Tantowi/Lilyana berhasil meredam permainan dari pasangan China, khususnya Yu Yang. Yu Yang yang kerap sekali merepotkan pasangan ganda campuran dunia manapun, kali ini benar benar menghadapi perlawanan yang luar biasa dari Tantowi Ahmad/Lilyana Natsir. Dengan didukung ribuan penonton yang memadati Istora Senayan, Tantowi/Lilyana berhasil mengambil game 1 dengan skor ketat 21-19. Pada game ke-2, pasangan Indonesia ini memulai dengan sangat mulus, sempat memimpin sampai dengan skor 19-10, namun pasangan China mulai memperlihatkan mental juara-nya, poin demi poin mereka raih hingga menjadi 19-19, di sini kedua pasangan mulai memperlihatkan mental masing2, dengan silih ganti memimpin dan disusul, akhirnya pasangan Indonesia berhasil menuntaskan perlawanan pasangan He/Yu dengan skor 24-22. Dengan demikian dari semua pasangan ganda campuran China, tinggal satu pasangan yang tersisa yang belum dikalahkan Tantowi/Lilyana, yaitu Tao Jiaming/Tian Qing yang pada babak perempat final lainnya dikalahkan pasangan nomor satu dunia saat ini, Zhang Nan/Zhao Yunlei.
Pada pertandingan lainnya, Pasangan Ganda Puteri Terbaik Indonesia, Greysia Polii/Meiliana Jauhari tidak berhasil mengimbangi pasangan dari Denmark, Kamilla Ryhter Juhl/Christinna Pedersen, mereka kalah 2 game langsung 21-15, 24-22. Namun demikian perlawanan yang diperlihatkan Greysia/Meiliana cukup merepotkan pasangan Denmark tersebut.
Taufik Hidayat yang diharapkan untuk menjuarai turnamen ini, harus menghadapi kenyataan kalah dari Pemain senior Denmark, Peter Gade. Taufik terlihat tidak begitu konsisten, dimana banyak unforced error yang terjadi, sehingga menguntungkan Peter Gade.
Berikut adalah DVD pertandingan yang sudah siap:
Quarter Final:
disc #1:
MD_QF: CAI Yun/FU Haifeng vs KO Sung Hyun/YOO Yeon Seong (21-16 21-19 / 45m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
WD_QF: Christinna PEDERSEN/Kamilla RYTTER JUHL vs Meiliana JAUHARI/Greysia POLII (21-15 24-22 / 50m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
disc #2:
MS_QF: Peter Hoeg GADE/Taufik HIDAYAT (21-17 21-15 / 50m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
disc #3:
MXD_QF: Tantowi AHMAD/Liliyana NATSIR vs HE Hanbin/YU Yang (21-19 24-22 / 60m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
Mungkin itulah yang ada di benak pasangan ganda campuran Indonesia, Tantowi Ahmad/Lilyana Natsir. Dari sekian banyak pasangan ganda campuran tangguh dari negeri China, satu per satu ditundukkan dengan 2 game langsung, pasangan terakhir yang ditaklukan Tantowi/Lilyana dalam 2 minggu terakhir ini adalah peraih medali perunggu Olimpiade Beijing 2008, He Hanbin/Yu Yang. Dengan mental dan strategi yang tepat, pasangan Indonesia Tantowi/Lilyana berhasil meredam permainan dari pasangan China, khususnya Yu Yang. Yu Yang yang kerap sekali merepotkan pasangan ganda campuran dunia manapun, kali ini benar benar menghadapi perlawanan yang luar biasa dari Tantowi Ahmad/Lilyana Natsir. Dengan didukung ribuan penonton yang memadati Istora Senayan, Tantowi/Lilyana berhasil mengambil game 1 dengan skor ketat 21-19. Pada game ke-2, pasangan Indonesia ini memulai dengan sangat mulus, sempat memimpin sampai dengan skor 19-10, namun pasangan China mulai memperlihatkan mental juara-nya, poin demi poin mereka raih hingga menjadi 19-19, di sini kedua pasangan mulai memperlihatkan mental masing2, dengan silih ganti memimpin dan disusul, akhirnya pasangan Indonesia berhasil menuntaskan perlawanan pasangan He/Yu dengan skor 24-22. Dengan demikian dari semua pasangan ganda campuran China, tinggal satu pasangan yang tersisa yang belum dikalahkan Tantowi/Lilyana, yaitu Tao Jiaming/Tian Qing yang pada babak perempat final lainnya dikalahkan pasangan nomor satu dunia saat ini, Zhang Nan/Zhao Yunlei.
Pada pertandingan lainnya, Pasangan Ganda Puteri Terbaik Indonesia, Greysia Polii/Meiliana Jauhari tidak berhasil mengimbangi pasangan dari Denmark, Kamilla Ryhter Juhl/Christinna Pedersen, mereka kalah 2 game langsung 21-15, 24-22. Namun demikian perlawanan yang diperlihatkan Greysia/Meiliana cukup merepotkan pasangan Denmark tersebut.
Taufik Hidayat yang diharapkan untuk menjuarai turnamen ini, harus menghadapi kenyataan kalah dari Pemain senior Denmark, Peter Gade. Taufik terlihat tidak begitu konsisten, dimana banyak unforced error yang terjadi, sehingga menguntungkan Peter Gade.
Berikut adalah DVD pertandingan yang sudah siap:
Quarter Final:
disc #1:
MD_QF: CAI Yun/FU Haifeng vs KO Sung Hyun/YOO Yeon Seong (21-16 21-19 / 45m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
WD_QF: Christinna PEDERSEN/Kamilla RYTTER JUHL vs Meiliana JAUHARI/Greysia POLII (21-15 24-22 / 50m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
disc #2:
MS_QF: Peter Hoeg GADE/Taufik HIDAYAT (21-17 21-15 / 50m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
disc #3:
MXD_QF: Tantowi AHMAD/Liliyana NATSIR vs HE Hanbin/YU Yang (21-19 24-22 / 60m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
Bintang Lapangan pada babak semi final kali ini adalah pasangan ganda puteri Indonesia, Vita Marisa/Nadya Melati, menghadapi pasangan unggulan dari Jepang, Mizuki Fujii/Reika Kakiiwa, pasangan non-pelatnas Indonesia ini langsung menggebrak, dengan melancarkan serangan terutama smash dari Nadya. Pertandingan yang sangat atraktif ini mendapat sambutan dari penonton di Istora yang sudah lama sekali tidak melihat pemain puteri Indonesia yang berani bermain menyerang secara konsisten terus menerus. Nadya Melati dengan penuh percaya diri selalu melancarkan smash ketika mendapat bola atas. Penampilan menyerang ini bukan hanya sesekali, melainkan hampir sepanjang pertandingan, tidak heran apabila penonton di Istora senayan benar benar mendapatkan suguhan yang sangat menarik. Di sisi lain, Vita Marisa dengan cerdik selalu menurunkan bola di depan net, sehingga pasangan ganda Jepang mau tidak mau selalu mengangkat bola yang sudah ditunggu Nadya. Penampilan Vita di depan net benar2 membuat jerih pasangan Jepang, hal ini diakui pada jumpa pers setelah pertandingan yang akhirnya dimenangkan oleh pasangan Indonesia ini. Vita bagaikan tembok yang susah ditembus ketika berada di depan net, selain itu penempatan bola yang sukar di duga arahnya juga kerap kali diperlihatkan, sehingga pasangan Jepang jatuh bangun untuk mengembalikan bola-nya. Mudah2an pada pertandingan Final, pasangan Vita/Nadya tetap bisa menampilkan permainan menyerang.
Pada pertandingan lainnya, Pasangan ganda campuran Tantowi Ahmad/Lilyana Natsir tinggal selangkah lagi untuk petama kalinya merebut gelar PREMIER superseries. Pasangan yang saat ini melejit menjadi nomor dua dunia ini berhasil memupuskan harapan Tim Denmark, Thomas Laybourne/Kamilla Rhyter Juhl dengan 2 game langsung. Seperti pada pertandingan sebelumnya, smash keras yang dilancarkan Tantowi Ahmad benar2 menjadi momok pasangan ganda campuran dunia manapun. Pasangan Denmark yang terkenal memiliki teknik dan footwork yang bagus inipun akhirnya harus mengakui ketangguhan Tantowi/Lilyana.
Berikut adalah DVD pertandingan yang sudah siap:
Semi Final:
disc #1:
MXD_SF: Tantowi AHMAD/Liliyana NATSIR vs Thomas LAYBOURN/Kamilla RYTTER JUHL (21-15 21-14 / 45m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
disc #2:
MD1_SF: CAI Yun/FU Haifeng vs Markis KIDO/Hendra SETIAWAN (21-18 21-15 / 42m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
WD_SF: Vita MARISSA/Nadya MELATI vs Mizuki FUJII/Reika KAKIIWA (21-12 21-12 / 40m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
disc #3:
MS_SF: LEE Chong Wei vs CHEN Long (21-17 21-18 / 62m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
disc #4:
MD2_SF: CHAI Biao vs GUO Zhendong vs Mohammad AHSAN/Bona SEPTANO (18-21 21-11 21-18 / 70m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
Pada pertandingan lainnya, Pasangan ganda campuran Tantowi Ahmad/Lilyana Natsir tinggal selangkah lagi untuk petama kalinya merebut gelar PREMIER superseries. Pasangan yang saat ini melejit menjadi nomor dua dunia ini berhasil memupuskan harapan Tim Denmark, Thomas Laybourne/Kamilla Rhyter Juhl dengan 2 game langsung. Seperti pada pertandingan sebelumnya, smash keras yang dilancarkan Tantowi Ahmad benar2 menjadi momok pasangan ganda campuran dunia manapun. Pasangan Denmark yang terkenal memiliki teknik dan footwork yang bagus inipun akhirnya harus mengakui ketangguhan Tantowi/Lilyana.
Berikut adalah DVD pertandingan yang sudah siap:
Semi Final:
disc #1:
MXD_SF: Tantowi AHMAD/Liliyana NATSIR vs Thomas LAYBOURN/Kamilla RYTTER JUHL (21-15 21-14 / 45m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
disc #2:
MD1_SF: CAI Yun/FU Haifeng vs Markis KIDO/Hendra SETIAWAN (21-18 21-15 / 42m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
WD_SF: Vita MARISSA/Nadya MELATI vs Mizuki FUJII/Reika KAKIIWA (21-12 21-12 / 40m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
disc #3:
MS_SF: LEE Chong Wei vs CHEN Long (21-17 21-18 / 62m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
disc #4:
MD2_SF: CHAI Biao vs GUO Zhendong vs Mohammad AHSAN/Bona SEPTANO (18-21 21-11 21-18 / 70m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
Anti Klimaks....
Begitulah kira2 yang terjadi pada pemain Indonesia di pertandingan final turnamen Premier Superseries Indonesia Open 2011.
Pasangan Ganda Puteri Indonesia, Vita Marissa/Nadya Melati gagal menampilkan permainan terbaiknya, smash2 Nadya yang pada malam sebelumnya banyak menghujam pertahanan lawan, malam ini tidak terlihat. demikian pula Vita Marissa yang biasanya sangat rapi di depan net, kali ini benar2 tidak berkutik menghadapi pasangan nomor satu dunia saat ini, Wang Xiaoli/Yu Yang. Vita/Nadya tidak mampu mengimbangi permainan Wang/Yu, Nadya terlihat agak demam panggung, seperti yang dia ungkapkan pada jumpa pers setelah pertandingan usai, beberapa kali smash-nya yang biasa keras dan tajam, malam ini banyak yang keluar. Namun demikian, penampilan Vita/Nadya selama turnamen ini berlangsung patut mendapat apresiasi, dimana mereka mampu mengalahkan beberapa pasangan unggulan.
Pertandingan ketat terjadi di nomor tunggal puteri, Pemain India, Saina Nehwal yang bertekad untuk mempertahankan gelarnya, sempat memberi harapan dengan merebut game 1 dari lawannya, Wang Yihan. Namun mental juara yang dimiliki oleh para pemain China kembali menunjukkan kekuatannya. Kalah di game 1 dengan skor telak 21-12, tidak membuat Wang Yihan patah semangat, Game 2 yang berjalan ketat dimana terjadi susul menyusul angka, sempat membuat para pendukung Saina bergembira, di mana Saina sudah unggul 20-19 (match point), namun mental baja Wang Yihan diperlihatkan, tidak hanya membuat skor "deuce", namun Wang akhirnya mampu menutup game 2 dengan skor 23-21. Pada Game 3, terlihat Saina masih terpengaruh dengan kondisi Game 2 dimana hanya tinggal 1 poin, namun tidak mampu diselesaikan, membuat Wang Yihan dengan leluasa menguasai jalannya pertandingan dengan skor 21-14. Wang Yihan pun akhirnya merebut gelar Premier Superseries-nya.
Pertandingan lain yang membuat gemuruh seluruh Istora Senayan adalah pertandingan terakhir antara Tantowi Ahmad/Lilyana Natsir yang menghadapi Pasangan nomor satu dunia asal China, Zhang Nan/Zhao Yunlei. Dengan dukungan ribuan penonton, Pasangan Tantowi/Lilyana langsung "tancap gas" dari awal pertandingan namun sedikit demi sedikit disusul Zhang/Zhao, namun Pasangan Indonesia ini masih mampu merebut game 1 dengan skor ketat 22-20. Malapetaka mulai datang pada game 2, pasangan China dengan mudahnya meraih poin demi poin, dikarenakan beberapa kali "unforced error" yang dilakukan pasangan Indonesia. Sorak sorai penonton ternyata tidak mampu meruntuhkan semangat para pemain China. Dengan menarik Lilyana agak ke belakang, beberapa kali pengembalian Lilyana agak tanggung, sehingga Tantowi agak kesulitan ketika mendapat serangan, baik dari Zhang maupun Zhao. Pada Game 3, Tantowi/Lilyana terlihat sudah kehilangan kepercayaan sehingga game inipun diakhiri dengan skor agak jauh 21-9.
Zhang Nan yang dimintai pendapatnya seusai pertandingan mengungkapkan bahwa mereka hanya beruntung saja menang kali ini, dikarenakan pada turnamen sebelumnya di Singapore Superseries, mereka pun kalah pada game 1, namun kali pada game 2 dan game 3 mereka mampu menjaga ritme permainan sehingga Tantowi/Lilyana tidak berkesempatan untuk melakukan serangan yang menyulitkan.
Bagi yang berminat memiliki DVD pertandingan final ini, sudah bisa memesannya.
Final:
Disc #1:
MD_F: CAI Yun/FU Haifeng vs CHAI Biao/GUO Zhendong (21-13 21-12 / 40m)
WS_F: WANG Yihan vs Saina NEHWAL (12-21 23-21 21-14 / 70m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
Disc #2:
MS_F: LEE Chong Wei vs Peter Hoeg GADE (21-11 21-7 / 35m)
WD_F: WANG Xiaoli/YU Yang vs Vita MARISSA/Nadya MELATI (21-12 21-10 / 35m)
Disc #3:
MXD_F: ZHANG Nan/ZHAO Yunlei vs Tantowi AHMAD/Liliyana NATSIR (20-22 21-14 21-9 / 80m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
Begitulah kira2 yang terjadi pada pemain Indonesia di pertandingan final turnamen Premier Superseries Indonesia Open 2011.
Pasangan Ganda Puteri Indonesia, Vita Marissa/Nadya Melati gagal menampilkan permainan terbaiknya, smash2 Nadya yang pada malam sebelumnya banyak menghujam pertahanan lawan, malam ini tidak terlihat. demikian pula Vita Marissa yang biasanya sangat rapi di depan net, kali ini benar2 tidak berkutik menghadapi pasangan nomor satu dunia saat ini, Wang Xiaoli/Yu Yang. Vita/Nadya tidak mampu mengimbangi permainan Wang/Yu, Nadya terlihat agak demam panggung, seperti yang dia ungkapkan pada jumpa pers setelah pertandingan usai, beberapa kali smash-nya yang biasa keras dan tajam, malam ini banyak yang keluar. Namun demikian, penampilan Vita/Nadya selama turnamen ini berlangsung patut mendapat apresiasi, dimana mereka mampu mengalahkan beberapa pasangan unggulan.
Pertandingan ketat terjadi di nomor tunggal puteri, Pemain India, Saina Nehwal yang bertekad untuk mempertahankan gelarnya, sempat memberi harapan dengan merebut game 1 dari lawannya, Wang Yihan. Namun mental juara yang dimiliki oleh para pemain China kembali menunjukkan kekuatannya. Kalah di game 1 dengan skor telak 21-12, tidak membuat Wang Yihan patah semangat, Game 2 yang berjalan ketat dimana terjadi susul menyusul angka, sempat membuat para pendukung Saina bergembira, di mana Saina sudah unggul 20-19 (match point), namun mental baja Wang Yihan diperlihatkan, tidak hanya membuat skor "deuce", namun Wang akhirnya mampu menutup game 2 dengan skor 23-21. Pada Game 3, terlihat Saina masih terpengaruh dengan kondisi Game 2 dimana hanya tinggal 1 poin, namun tidak mampu diselesaikan, membuat Wang Yihan dengan leluasa menguasai jalannya pertandingan dengan skor 21-14. Wang Yihan pun akhirnya merebut gelar Premier Superseries-nya.
Pertandingan lain yang membuat gemuruh seluruh Istora Senayan adalah pertandingan terakhir antara Tantowi Ahmad/Lilyana Natsir yang menghadapi Pasangan nomor satu dunia asal China, Zhang Nan/Zhao Yunlei. Dengan dukungan ribuan penonton, Pasangan Tantowi/Lilyana langsung "tancap gas" dari awal pertandingan namun sedikit demi sedikit disusul Zhang/Zhao, namun Pasangan Indonesia ini masih mampu merebut game 1 dengan skor ketat 22-20. Malapetaka mulai datang pada game 2, pasangan China dengan mudahnya meraih poin demi poin, dikarenakan beberapa kali "unforced error" yang dilakukan pasangan Indonesia. Sorak sorai penonton ternyata tidak mampu meruntuhkan semangat para pemain China. Dengan menarik Lilyana agak ke belakang, beberapa kali pengembalian Lilyana agak tanggung, sehingga Tantowi agak kesulitan ketika mendapat serangan, baik dari Zhang maupun Zhao. Pada Game 3, Tantowi/Lilyana terlihat sudah kehilangan kepercayaan sehingga game inipun diakhiri dengan skor agak jauh 21-9.
Zhang Nan yang dimintai pendapatnya seusai pertandingan mengungkapkan bahwa mereka hanya beruntung saja menang kali ini, dikarenakan pada turnamen sebelumnya di Singapore Superseries, mereka pun kalah pada game 1, namun kali pada game 2 dan game 3 mereka mampu menjaga ritme permainan sehingga Tantowi/Lilyana tidak berkesempatan untuk melakukan serangan yang menyulitkan.
Bagi yang berminat memiliki DVD pertandingan final ini, sudah bisa memesannya.
Final:
Disc #1:
MD_F: CAI Yun/FU Haifeng vs CHAI Biao/GUO Zhendong (21-13 21-12 / 40m)
WS_F: WANG Yihan vs Saina NEHWAL (12-21 23-21 21-14 / 70m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
Disc #2:
MS_F: LEE Chong Wei vs Peter Hoeg GADE (21-11 21-7 / 35m)
WD_F: WANG Xiaoli/YU Yang vs Vita MARISSA/Nadya MELATI (21-12 21-10 / 35m)
Disc #3:
MXD_F: ZHANG Nan/ZHAO Yunlei vs Tantowi AHMAD/Liliyana NATSIR (20-22 21-14 21-9 / 80m) videobulutangkis.com’s highly recommended match
Langganan:
Komentar (Atom)